- Solidaritas Perempuan menggelar unjuk rasa di depan gedung Mahkamah Konstitusi pada Kamis, 13 Agustus 2026.
- Massa aksi memprotes penerapan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja yang meminggirkan hak perempuan.
- Para pengunjuk rasa menuntut pencabutan undang-undang tersebut sambil mengenakan syal kuning dan pakaian adat secara tertib.
Suara.com - Sejumlah elemen masyarakat yang tergabung dalam Solidaritas Perempuan melakukan unjuk rasa di depan gedung Mahkamah Konstitusi (MK) pada Kamis, (13/8/2026).
Aksi tersebut merupakan bentuk protes mereka terhadap penerapan UU nomor 6 tahun 2023 tentang Cipta Kerja yang dianggap meminggirkan hak-hak perempuan.
Berdasarkan pantauan Suara.com di lokasi, massa aksi secara tertib telah memadati trotoal depan gedung MK sejak pukul 11.20 WIB.
Mereka kompak mengenakan sebuah syal berwarna kuning dengan tulisan "Melawan Feminisasi Kemiskinan".
Beberapa dari massa aksi juga menggunakan busana adat kedaerahan lengkap dengan memegang poster-poster yang berisikan protes.
"Apakah kita sudah merdeka? Kalau kita berdiri di sini apa yang terjadi dari Aceh sampai NTT. CabutUU CIpta Kerja!" kata salah satu orator.
Para massa juga kompak memekikan kalimat hidup perempuan secara serentak. Belasan personil kepolisian tak bersenjata juga telah berjaga di sekitaran gedung MK. (Reporter: Alif Bintang)
Berita Terkait
-
Solidaritas Perempuan Bakal Gugat UU Ciptaker: Picu Kekerasan dan Diskriminasi Gender
-
Putusan MK Buka Peluang Grasi hingga Amnesti Bagi Terdakwa Berbasis Audit BPKP
-
Mahkamah Konstitusi 'Main Aman' Beri Legitimasi Program MBG yang Bermasalah
-
Penjelasan Mengapa Larangan Kuota Hangus Bisa Bikin Harga Internet Makin Mahal
-
Kabinet Bayangan: Dana MBG di Pos Pendidikan Korbankan Nasib Guru dan Sekolah
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Sudah Ditolak, Persija Belum Kapok Kejar Tanda Tangan Eks Pemain AS Roma
-
Proyek Mobil Listrik Nasional di Subang Akan Mulai Produksi di 2028
-
Momen Purbaya Cecar Direktur Kemenhub! Bongkar "Uang Gelap": Lo-Lo Bikin Rugi Devisa Rp 3 Triliun
-
Cicil Emas Lebih Mudah, BRI Hadirkan Layanan Pembiayaan Emas di BRImo
-
Kata Pemprov DKI Soal JPO Viral Tanpa Tangga di Depan Gedung DPR RI
-
Ratusan Pelajar SMA di Karo Diduga Keracunan MBG, Terungkap SPPG Milik Kodim
-
Lawan Arus di Rawa Buaya, Warga Minta Jalur Alternatif ke Duri Kosambi
-
Getol Kritik Dampak Proyek PLTA, Solidaritas Perempuan Poso Sempat Digertak Pejabat Pemkab
-
5 Rekomendasi Tinted Sunscreen untuk Flek Hitam sesuai Review dan Harga
-
Pasca Putusan MK, DPR Titip Pemerintah Naikkan Gaji Guru dari Anggaran Pendidikan