News / Metropolitan
Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:35 WIB
Foto sebahai ILUSTRASI: Polisi diserang warga dengan bantu dan kayu saat gerebek sarang narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakut. (Dok polisi)
Baca 10 detik
  • Badan Narkotika Nasional menangkap gembong narkotika berinisial MR di salon kecantikan kawasan Mangga Besar pada Kamis, 13 Agustus 2026.
  • Petugas BNN yang melakukan penggerebekan lanjutan di Kampung Bahari, Jakarta Utara, mendapat perlawanan berupa penembakan petasan oleh loyalis tersangka.
  • Operasi tersebut menghasilkan penyitaan barang bukti berupa sabu, senjata api, uang tunai, serta aset pencucian uang senilai puluhan miliar rupiah.

Suara.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) melakukan penggerebekan Kampung Bahari, Jakarta Utara. Operasi ini dilakukan dalam upaya pengembangan, usai petugas menciduk gembong narkotika berinisial MR alias Bos Gendut.

Direktur Penindakan dan Pengejaran BNN, Brigjen Roy Hardy Siahaan mengatakan penangkapan gembong narkotika ini dilakukan saat MR berada di salon kecantikan wilayah Mangga Besar.

“Kami ikuti dari mulai Kampung Bahari, keluar, menuju Mangga Besar. Yang bersangkutan kita berhasil tangkap di salah satu salon kecantikan,” kata Hardy, kepada wartawan, Kamis (13/8/2026).

Hardy menyampaikan, MR merupakan seorang buronan dalam kasus narkotika yang bercokol di Kampung Bahari.

Kedatangan petugas ke Kampung Bahari meminta MR untuk menunjukkan keberadaan tempat penyimpanan barang haram milik MR.

MR merupakan gembong narkotika dengan kepemilikan sabu seberat 98 kilogram, kemudian senjata api, emas batangan, dan ada beberapa barang bukti lain non-narkotika.

Petugas juga menyita uang tunai senilai Rp1,2 miliar, dan aset yang diduga merupakan hasil pencucian uang senilai Rp39,95 miliar.

“Artinya, perkara tersebut kita proses tidak semata-mata terhadap perkara pokoknya, tetapi kita berhasil memproses tindak pidana pencucian uang yang berhasil kita proses,” ucapnya.

Terjadi Perlawanan

Baca Juga: Pecat dan Demosi 10 Tahun! Sanksi Dua Polisi Aceh Terkait Narkoba dan Tewasnya Anggota TNI

Saat petugas memasuki Kampung Bahari, terdapat perlawanan dari masyarakat sekitar. Petugas ditembaki petasan saat mencoba masuk ke dalam perkampungan.

Hardy mengatakan, perlawanan tersebut berasal dari para loyalis atau kaki tangan dari Bos Gendut yang sebelumnya sudah tertangkap petugas.

“Pada saat kita melakukan operasi tersebut, ada perlawanan dari beberapa loyalis dari MR. Termasuk orang-orang yang bercokol di Kampung Bahari,” kata Hardy.

Akibatnya, seorang petugas mengalami luka di bagian bawah mata akibat tembakan mercon.

“Ada salah satu dari anggota kami, anggota Polri, yang terluka di bagian bawah mata. Nah, itulah kira-kira perlawanan yang diberikan oleh rekan-rekan atau loyalis dari yang bersangkutan terhadap kami,” ucapnya.

Sita Sejumlah Barang Bukti

Dari hasil penggerebekan kali ini, petugas menyita narkotika jenis ganja, kemudian uang tunai, serta senjata api lengkap dengan peluru, senjata tajam jenis samurai.

Selanjutnya petugas juga menyita aset yang diduga milik MR, di antaranya dua unit mobil. Salah satunya merek BMW, yang digunakan oleh MR pada saat pergi ke salon kecantikan. Kemudian satu unit vespa metik.

Load More