News / Nasional
Jum'at, 14 Agustus 2026 | 16:44 WIB
Presiden Prabowo Subianto menargetkan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk kembali mencatatkan keuntungan pada awal 2027. (Tangkapan layar)
Baca 10 detik
  • Juru Bicara Partai Gerindra Sugiat Santoso mengapresiasi pidato Presiden Prabowo Subianto pada 14 Agustus 2026.
  • Pidato di kompleks parlemen tersebut memaparkan capaian positif pemerintahan selama 21 bulan masa kepemimpinan.
  • Paparan merangkum enam fondasi pembangunan nasional mulai dari ketahanan ekonomi hingga peningkatan kesejahteraan sosial.

Suara.com - Juru Bicara Partai Gerindra, Sugiat Santoso, memberikan apresiasi terhadap pidato Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD RI yang digelar pada Jumat (14/8/2026).

Sugiat menilai paparan tersebut merupakan cerminan dari capaian positif pemerintahan selama 21 bulan terakhir.

Ia menjelaskan, bahwa pidato Presiden secara komprehensif merangkum enam poin besar yang menjadi fondasi utama pembangunan nasional di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto.

"Secara keseluruhan, paparan Presiden menunjukkan enam garis besar kinerja pemerintahan," kata Sugiat kepada wartawan, Jumat (14/8/2026).

Poin pertama yang disoroti adalah ketahanan ekonomi Indonesia yang konsisten tumbuh di atas 5 persen.

Menurut Sugiat, pertumbuhan ini berjalan selaras dengan tingginya angka investasi dan perluasan lapangan kerja bagi masyarakat.

Kedua, Wakil Ketua Komisi XIII DPR ini menekankan komitmen pemerintah dalam memperkuat kemandirian nasional. Hal ini diwujudkan melalui akselerasi program swasembada pangan serta implementasi kebijakan energi terbarukan B50.

Ketiga, pemerintah dinilai berhasil melakukan pembenahan pada Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan pengelolaan kekayaan negara.

Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan nilai ekonomi serta mengoptimalkan penerimaan negara.

Baca Juga: RAPBN 2027: Prabowo Patok Rupiah Rp17.500 dan Inflasi 2,5%

Selanjutnya, poin keempat adalah percepatan program hilirisasi. Kebijakan ini terus didorong guna memberikan nilai tambah pada komoditas dalam negeri sekaligus menciptakan lebih banyak lapangan kerja.

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2026 di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026). [ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/bay/kye]

Poin kelima mencakup penguatan ekonomi rakyat dan wilayah perdesaan melalui pengembangan koperasi, penataan kampung nelayan, serta pembangunan infrastruktur dasar yang masif.

Terakhir, pemerintah berfokus pada pembangunan manusia melalui berbagai program strategis.

Di antaranya adalah Makan Bergizi Gratis (MBG), revitalisasi sektor pendidikan, penyediaan layanan kesehatan gratis, transformasi bantuan sosial digital, hingga penyediaan hunian yang layak bagi rakyat.

Sugiat menilai bahwa arah kebijakan ini membuktikan pemerintahan Prabowo memiliki visi yang seimbang antara kemajuan ekonomi dan kesejahteraan sosial.

Ia menegaskan bahwa pidato tersebut memberikan gambaran yang transparan mengenai perjalanan pemerintahan sejauh ini.

"Paparan Presiden menunjukkan dengan nyata kinerja pemerintahan Prabowo Subianto selama 21 bulan," ujar Sugiat.

Load More