- Ahok menanggapi unjuk rasa penambang yang ricuh di Belitung Timur pada 13 Agustus 2026.
- Unjuk rasa penambang di Belitung Timur menuntut penyesuaian harga dan kepastian penyerapan bijih timah.
- Pemerintah daerah menetapkan harga beli timah Rp200 ribu per kilogram setelah aksi unjuk rasa.
Suara.com - Mantan Gubernur DKI Jakarta sekaligus tokoh asal Bangka Belitung, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, memberikan tanggapan menohok terkait aksi unjuk rasa penambang bijih timah yang berakhir ricuh di wilayah operasional PT Timah, Belitung Timur.
Ahok menekankan pentingnya keterbukaan dan penyesuaian harga pembelian timah masyarakat agar sejalan dengan mekanisme pasar global.
Kericuhan yang berujung pada pembakaran dua kantor operasional PT Timah tersebut dipicu oleh keresahan massa penambang.
Para penambang menilai harga pembelian bijih timah saat ini tidak sebanding dengan biaya operasional di lapangan, sehingga mereka menuntut penyesuaian harga serta kepastian penyerapan hasil tambang.
Penyesuaian Harga dan Transparansi Penyerapan
Menanggapi gejolak di daerah asalnya, Ahok secara tegas menyatakan bahwa skema penetapan harga beli bijih timah dari rakyat harus mencerminkan harga pasar yang berlaku.
“Harga beli dari rakyat yang sesuai harga pasaran,” kata Ahok sebagaimana dikutip, Kamis (13/8/2026).
Saat ditanya mengenai apakah harga pembelian yang diterapkan PT Timah saat ini sudah ideal dan mencerminkan harga pasar, mantan Bupati Belitung Timur periode 2005-2006 tersebut enggan berkomentar lebih jauh dan menyarankan agar hal itu dikonfirmasi langsung kepada praktisi industri.
“Harusnya nanya ke pemain timah,” ujar mantan Gubernur DKI Jakarta ini.
Baca Juga: 28 Ton Pasir Timah Ilegal Disita Bareskrim, 97 Karung Siap Dikirim ke Malaysia
Ia menekankan bahwa prinsip transparansi sangat krusial dalam menentukan penetapan harga, terutama dengan mempertimbangkan dinamika persaingan pasar dan keterlibatan smelter.
“Harusnya begitu (transparan). Kan bisa dihitung ketika saat smelter banyak. Harga timah dunia katakanlah 1 juta, para smoother berani beli sampai harga 300 ribu,” jelas Ahok.
Ahok kemudian memberikan simulasi perhitungan mengenai proporsi harga beli yang ideal bagi rakyat ketika harga komoditas timah di pasar global sedang melonjak.
“Harga timah dunia sudah Rp 1 juta, harusnya PT Timah beli 300 - 400 ribu?,” ucap Ahok.
Perbandingan Harga Pasar Dunia dan Kesepakatan Lokal
Tercatat pada 2 Juni 2026, harga timah di London Metal Exchange (LME) berada di kisaran US$56.649 per metrik ton, mendekati rekor tertinggi tahun ini sebesar US$57.425 per metrik ton pada Februari.
Berita Terkait
-
28 Ton Pasir Timah Ilegal Disita Bareskrim, 97 Karung Siap Dikirim ke Malaysia
-
Sebut Kasus Ahok, PMII Peringatkan Pramono Anung Usai Heboh Challenge Al-Quran Berhadiah Miras
-
Fakta Hukum di Balik Terkaitnya Nama Nabila Gardena dalam Kasus Timah
-
Alasan Nabila Gardena Mendadak Viral, Benarkah Terseret Isu Korupsi BUMN?
-
Nabila Gardena Mendadak Viral Dikaitkan Koruptor Alwin Albar, Ini Sosoknya
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?