- Gempa berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang NTT pada Sabtu, 15 Agustus 2026 pukul 04.58 WIB.
- Bencana tersebut menyebabkan 14 orang meninggal dunia serta merusak puluhan rumah dan sejumlah fasilitas umum di Manggarai.
- BNPB mencatat warga terdampak di Kabupaten Manggarai sangat mendesak membutuhkan tenda, 30 ton beras, dan obat-obatan.
Suara.com - Kebutuhan warga terdampak gempa magnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT) semakin mendesak. Di Kabupaten Manggarai, salah satu wilayah dengan dampak terparah, BNPB mencatat kebutuhan mulai dari tenda pengungsian, 30 ton beras, obat-obatan, hingga selimut dan tikar.
Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan mengatakan kebutuhan tersebut diidentifikasi berdasarkan kajian cepat di lapangan.
"Untuk Kabupaten Manggarai, sejumlah kebutuhan mendesak telah diidentifikasi, antara lain 15 tenda pengungsi, 12 tenda posko dan 20 tenda pleton," papar Berton, Sabtu (15/8/2026).
Selain tenda, warga membutuhkan 30 ton beras dan obat-obatan untuk memenuhi kebutuhan pangan serta penanganan medis.
Kebutuhan perlengkapan pengungsian juga cukup besar. BNPB mencatat permintaan 1.000 velbed, 1.000 selimut, dan 1.000 tikar bagi warga yang kini mengungsi.
Sebanyak 500 paket peralatan dapur turut dibutuhkan agar warga dapat memenuhi kebutuhan makan sehari-hari selama berada di pengungsian.
Untuk kebutuhan air bersih dan penerangan, warga membutuhkan 12 tandon air berkapasitas 2.200 liter serta 10 unit genset berkapasitas 5 KVA.
Sementara untuk mendukung komunikasi dan penerangan di lokasi pengungsian, dibutuhkan 10 unit handy talky dan 100 unit senter.
"BPBD di wilayah terdampak bersama unsur TNI, Polri, pemerintah daerah dan instansi terkait terus melakukan kaji cepat, pendataan korban dan kerusakan, pemantauan kondisi masyarakat serta penanganan kebutuhan warga terdampak," kata Berton.
Baca Juga: Kondisi Darurat! Supermarket Diminta Bagikan Makan ke Korban Gempa NTT, Pemerintah Siap Ganti
14 Meninggal, Kerusakan Parah di Manggarai
Gempa terjadi pada pukul 04.58.24 WIB dengan pusat gempa berada di laut, sekitar 38 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo.
Guncangan kuat selama kurang lebih satu menit membuat warga panik. Situasi semakin mencekam setelah BMKG sempat mengeluarkan peringatan dini tsunami, sehingga sebagian warga memilih mengungsi ke tempat yang lebih tinggi.
Manggarai menjadi salah satu wilayah dengan dampak kerusakan cukup signifikan. Sebanyak 29 rumah rusak berat, sembilan rusak sedang, dan sembilan lainnya rusak ringan.
Selain rumah warga, lima fasilitas kesehatan dan satu fasilitas pendidikan di wilayah tersebut turut mengalami kerusakan.
Secara keseluruhan, korban meninggal akibat gempa M7,7 tersebut kini mencapai 14 orang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
Terkini
-
31 Gempa Susulan Guncang NTT, Masih Ada Warga Terjebak di Reruntuhan
-
Harta Kekayaan Ketua MA Sunarto yang Gajinya Disebut Prabowo Lebih Besar dari Ketua MA Singapura
-
Gaji Istri Lebih Besar, Apakah Adil Kendali Finansial Tetap di Suami?
-
4 Sepatu Under Armour Terbaik untuk Lari hingga Ngegym, Mulai Rp500 Ribuan
-
Memahami Sesar Naik Flores, Busur Raksasa di Balik Gempa 7,7 Hari Ini
-
UPH Festival 2026, Mahasiswa Baru Dibekali Cara Menghadapi Dunia dengan Ilmu, Integritas, dan Tujuan
-
KPK Dalami Pemberian dan Pengembalian Uang Pemkab Kuansing untuk Kemenhut
-
Gempa NTT: Alat Berat, Helikopter hingga Logistik Cadangan Lewotobi Dikerahkan
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing