- Donald Trump mengancam membom Oman jika dinilai menghalangi upaya AS membuka Selat Hormuz.
- Iran dan Oman hampir merampungkan kesepakatan mandiri untuk membuka kembali rute pelayaran kapal.
- Trump menolak memperpanjang MoU dengan Iran dan menegaskan tidak terburu-buru mengakhiri perang.
Mengapa Oman Menjadi Kunci Jalur Pelayaran Selat Hormuz?
"Sebuah pemahaman telah dicapai mengenai peta rute transit," ungkap Baghaei saat memberikan keterangan kepada awak media.
Baghaei menambahkan bahwa detail teknis rute pelayaran akan segera difinalisasi sebelum pernyataan bersama diterbitkan.
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menegaskan pembukaan penuh jalur laut bergantung pada ganti rugi dari AS atas pelanggaran MoU.
Teheran dilaporkan menuntut tarif lintas kapal sebesar 5 hingga 7 persen dari nilai kargo yang melintasi Selat Hormuz.
Meskipun negosiasi berjalan rumit, Trump menegaskan tidak merasa terburu-buru untuk mengakhiri konflik bersenjata dengan Iran.
Bagaimana Sikap Trump Menghadapi Strategi Diplomasi Iran?
"Merekalah pemain poker yang handal, tapi mereka sedang sekarat," ujar Trump meremehkan posisi tawar Iran.
"Saya tidak punya jadwal waktu. Saya tidak sedang terburu-buru," tambah Presiden Amerika Serikat tersebut.
MoU yang ditandatangani pada 18 Juni lalu sejatinya dirancang untuk gencatan senjata dan pembukaan parsial Selat Hormuz.
Namun kesepakatan itu gugur di tengah jalan setelah kedua belah pihak kembali melancarkan serangan militer terbuka.
Pada 8 Juli, Trump mengumumkan gencatan senjata telah berakhir dan menyebut kepemimpinan Iran dengan sebutan "sampah" serta "gila".
Perselisihan ini berakar dari serangan bersama Amerika Serikat dan Israel ke wilayah Iran pada Februari lalu.
Sebagai balasan, Teheran memblokir Selat Hormuz yang menjadi jalur distribusi seperlima pasokan minyak dan LNG dunia.
Oman yang berbatasan langsung dengan Selat Hormuz memilih posisi netral, meski beberapa kali terkena dampak serangan.
Melalui akun Truth Social miliknya menjelang berakhirnya masa berlaku MoU, Trump kembali menegaskan ambisi utama Washington.
"Tujuan nomor satu adalah, dan akan selalu begitu, bahwa Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir dalam bentuk apa pun," tulis Trump.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Jelang Demo Mahasiswa Hari ini, 21 Orang Bawa Bom Molotov Ditangkap Polisi
-
Rumah Susanah yang Diklaim Prabowo Pengupas Bawang Mendadak Dipasang Garis Polisi
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
Terkini
-
Tak Ada Pembatalan, Penerbangan ke NTT Masih Normal
-
Film Biopik The Beatles Rilis 2028, Resmi Syuting Perdana di Abbey Road
-
Jasad Membusuk Jadi Tantangan Tim Forensik Ungkap Kematian Sutrimo
-
Gowa Motor Group Lirik VinFast Perkuat Jaringan Mobil Listrik di Indonesia, Targetkan 150 Showroom
-
Setelah Merah Putih Diturunkan: Melacak Jejak Sampah Visual dan Nasib Jutaan Bendera Bekas
-
Dari Driver Ojol hingga Petani: Saat Makeup di JFC 2026 Bicara Soal Perjuangan Nyata Wanita
-
Bye Kulit Kering! 4 Moisturizer Cream Rp50 Ribuan untuk Skin Barrier Sehat
-
Mobil Terlaris Suzuki 2026 Januari hingga Juli: Carry Jadi Tulang Punggung
-
PMI Siapkan Operasi Besar Penanganan Gempa NTT
-
Bongkar Keseruan BRI di FKS 2026: Kulineran Enak, Dapat Gadget Pula!