- KPK memanggil Stafsus Menhut Andi Saiful Haq di Gedung Merah Putih pada 21 Agustus 2026.
- Pemeriksaan saksi tersebut terkait kasus korupsi yang melibatkan Bupati Kuantan Singingi Suhardiman Amby.
- Penyidik menelusuri selisih dana dua ribu Dollar Singapura dari amplop yang diberikan kepada Menteri Kehutanan.
Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Staf Khusus Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni, Andi Saiful Haq, sebagai saksi.
Pemanggilan ini berkaitan dengan kasus dugaan korupsi yang menjerat Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Suhardiman Amby.
"Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK atas nama ASH, Stafsus Menhut Kementerian Kehutanan," kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo dalam keterangannya, Jumat (21/8/2026).
Sayang, Budi belum mengungkapkan materi yang akan didalami dari pemeriksaan tersebut. Belum ada informasi juga mengenai konfirmasi kehadiran dari Andi Saiful Haq.
Pemanggilan stafsus Menhut ini sendiri tidak lepas dari misteri selisih uang senilai 2.000 Dollar Singapura yang hingga kini masih ditelusuri penyidik.
Selisih itu bermula dari amplop berisi uang yang diberikan Bupati Suhardiman Amby kepada Menhut Raja Juli Antoni.
KPK diketahui telah menyita uang sebesar 12.000 Dollar Singapura terkait amplop tersebut, padahal dana yang terkumpul dari para petani semestinya lebih besar.
"Untuk Menhut, betul kami sudah menemukan 14.000 SGD hasil pengumpulan dari para petani-petani KUD di Kabupaten Kuansing. Tapi kemudian ada perbedaan jumlah 12.000 SGD yang kami sita," kata Plh. Direktur Penyidikan KPK, Ahmad Taufik Husein di Gedung Merah Putih, Jakarta, Senin (10/8/2026).
"Jadi masih ditelusuri, 2.000 SGD itu ada di pihak mana," sambungnya.
Baca Juga: Alumni Unsoed: Usut Suap Saja Tak Cukup, Tata Kelola Kampus Harus Diaudit Total
Taufik menjelaskan, dari temuan di lapangan, para petani membenarkan jumlah uang yang terkumpul dari Sisa Hasil Usaha (SHU) anggota Koperasi Unit Desa (KUD) mencapai 14.000 Dollar Singapura.
Kendati begitu, penyidik masih perlu memastikan jumlah pasti uang di dalam amplop tersebut.
Kerumitan ini muncul lantaran terjadi beberapa kali pertemuan antara Menhut Raja Juli dan Bupati Kuansing sebelum Operasi Tangkap Tangan (OTT) berlangsung.
"Ini yang kami sedang cross-check, apakah kemudian betul-betul amplop yang dibawa oleh Bupati Kuansing itu 14.000 atau 12.000 (Dollar Singapura)," ujar Taufik lagi.
Di sisi lain, Raja Juli Antoni saat terakhir dikonfirmasi memilih bungkam soal selisih uang tersebut.
Berita Terkait
-
KPK Tegaskan Kantongi Bukti Kerugian Negara Rp622 Miliar dalam Kasus Kuota Haji
-
Alumni Unsoed: Usut Suap Saja Tak Cukup, Tata Kelola Kampus Harus Diaudit Total
-
Amankan Uang Rp1,5 Miliar, Kenapa KPK Belum Tetapkan Tersangka Kasus Bapenda Kabupaten Bogor?
-
Tak Dibawa KPK ke Jakarta! Warek Unsoed Prof Noor Farid Masih Terlihat Santai dan Guyon di Kampus
-
Ruang Pimpinan Unsoed di Lantai 3 Disegel KPK, Usai Rektor dan Wakilnya Kena OTT!
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
KPK Panggil Stafsus Menhut Andi Saiful Haq, Usut Misteri Amplop Bupati Kuansing
-
Serum Dulu atau Moisturizer? Biar Nggak Sia-sia, Ini Urutan Skincare yang Benar!
-
Be Wise: Bagaimana Membaca Menjadi Aplikator Sosial untuk Membaca Karakter Manusia
-
Bayi 3 Bulan Tergolek di ICU RS Kotabumi Usai Disiksa Ayah Kandung: Dipukuli hingga Digigit
-
Pabrik Baterai PT CATIB di Karawang Sudah Beroperasi Meski Belum Diresmikan Presiden Prabowo
-
Saksi Sidang Sebut Uang OPD Buat THR Timses, Fadia Bantah: ASN Dapat, Saya Malah Nombok
-
BRI Easy Card Bikin Acara Jajan dan Jalan Makin Seru, Transaksi Online Dijamin Aman
-
Kabar Baik! Kirim Bantuan untuk Korban Gempa NTT Lewat Pelni Digratiskan 100 Persen
-
Memantik Ide yang Mati Suri di Buku Boom! 8 Dinamit Kreativitas
-
Apple Siapkan Warna Dark Cherry untuk iPhone 18 Pro, iPhone Lipat Justru Main Aman