- Kebakaran melanda Desa Adat Sade Lombok Tengah pada Sabtu malam dan menghanguskan 120 bangunan tanpa korban jiwa.
- Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati meninjau lokasi dan menyerahkan bantuan uang tunai serta paket sembako.
- Petugas gabungan memadamkan api hingga Minggu pagi sementara penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan pihak berwenang.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Lombok Tengah, Supardan, mengatakan pihaknya mengerahkan petugas dan mobil pemadam ke lokasi.
Arus lalu lintas di Jalan Raya Sengkol–Mandalika sempat terganggu akibat proses pemadaman.
“Petugas sudah menuju lokasi kejadian untuk melaksanakan pemadaman,” ujarnya.
Pemadaman Berlanjut Hingga Pagi
Kepala BPBD Lombok Tengah, Ridwan Maruf, menyebut pemadaman berlangsung hingga Minggu pagi.
Petugas gabungan TNI–Polri, pemerintah daerah, dan warga bekerja membersihkan material sisa kebakaran.
“Hingga pagi hari ini petugas masih memadamkan kepulan asap sisa kebakaran. Mobil tangki air juga diturunkan untuk membantu proses pendinginan,” katanya.
Ridwan menambahkan bahwa penyebab kebakaran belum dapat dipastikan.
“Apakah akibat arus pendek listrik atau faktor lain, masih dalam penyelidikan,” ujarnya.
Baca Juga: Desa Adat Sade Dilalap Api, Bantuan Rp200 Juta Datang Saat Warga Mengais Puing
Desa Adat Sade dikenal sebagai salah satu ikon wisata budaya Lombok.
Rumah-rumah tradisionalnya yang khas kini sebagian besar tinggal puing.
Warga berharap pemulihan dapat dilakukan segera agar aktivitas kehidupan dan pariwisata dapat kembali berjalan.
Berita Terkait
-
Desa Adat Sade Dilalap Api, Bantuan Rp200 Juta Datang Saat Warga Mengais Puing
-
GP Al Washliyah Tolak Aksi AMPB di DPR: Jangan Klaim Wakili Seluruh Rakyat
-
Karhutla 600 Hektare di Way Kambas Padam, Menhut Klaim Gajah Liar Aman
-
Istana: Isu Haji Isam Jadi Koordinator Tangani Karhutla Kalimantan Tidak Benar!
-
Buntut OTT Rektor Unsoed, Anggota DPR Desak Pemerintah Audit Nasional Jalur Mandiri PTN
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Lewat Skema Transfer, Kendal Tornado FC Datangkan Fikron Afriyanto dari Persijap
-
Gubernur Khofifah Dorong Trauma Healing Berkelanjutan di Lokasi Pengungsian Pascagempa NTT
-
Emas Antam Melambung Tinggi, Harganya Rp2,75 Juta/Gram
-
Presiden Prabowo Dikabarkan Bakal ke Riau Tinjau Karhutla di Kampar
-
Masjid Auliya Setono Gedong, Jejak Islam dan Daha di Tengah Kediri Kota
-
Waduk Jatigede Surut, Warga Sumedang Manfaatkan Lahan untuk Bertani
-
Tak Lagi Pakai Cara Tradisional, Petani Didorong Gunakan Teknologi hingga Mekanisasi
-
Uang Beredar Juli 2026 Capai Rp10.371,1 Triliun, Kredit Melaju 13 Persen
-
BEI Gembok Massal 3 Saham, Ini Daftar yang Kena Penghentian Sementara
-
Karena Cinta Itu Sempurna: Arti Kekasih di Hidup yang Tak Selalu Mudah