News / Nasional
Senin, 24 Agustus 2026 | 11:58 WIB
Wakil Bupati Manggarai Timur, Tarsisius Syukur. (tangkap layar)
Baca 10 detik
  • Camat Lamba Leda Utara, Agustinus Supratman, mengamuk pada Jumat, 21 Agustus 2026, karena mengaku ditekan petugas BNPB menandatangani dokumen bantuan.
  • Wakil Bupati Manggarai Timur, Tarsisius Syukur, menyatakan pada Minggu, 23 Agustus 2026, bahwa klaim tekanan oleh camat tersebut tidak benar.
  • Pihak BNPB menegaskan tidak pernah melakukan pemaksaan dan selalu mengutamakan transparansi dalam proses penyaluran bantuan logistik gempa.

BNPB sendiri, melalui Berton SP Panjaitan selaku Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan juga sudah meluruskan bahwa tidak pernah ada pemaksaan dalam proses penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST) bantuan logistik.

“Petugas BNPB di lapangan senantiasa mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, serta komunikasi yang baik dengan pemerintah daerah dan masyarakat dalam setiap tahapan penyaluran bantuan,“ tuturnya dalam pernyataan resmi lembaga.

Tarsi pun memastikan, pemerintah daerah akan menindaklanjuti persoalan ini dengan melakukan evaluasi menyeluruh.

Ia turut mengimbau agar video yang telanjur viral tidak dimanfaatkan pihak tertentu untuk memperkeruh suasana penanganan bencana gempa di Manggarai Timur.

“Kami berharap bahwa video ini tidak boleh dipakai untuk sesuatu hal untuk meruncing situasi yang tidak benar di Kabupaten Manggarai Timur,” pungkas Tarsi.

Load More