News / Nasional
Senin, 24 Agustus 2026 | 18:13 WIB
Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) Supriyono alias Botok (tengah). (Suara.com/Alif Bintang)
Baca 10 detik
  • Koordinator AMPB Supriyono mengalami pemblokiran rekening bank dan media sosial pada 22 Agustus 2026.
  • Rekening berisi dana delapan puluh juta rupiah untuk aksi unjuk rasa tersebut belum bisa melakukan transaksi.
  • Akibat pembatasan akses dana dan komunikasi itu, persiapan penyewaan bus untuk aksi menjadi terkendala.

Suara.com - Rekening milik Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) Supriyono alias Botok masih belum dapat diakses normal hingga saat ini.

Rekening salah satu Bank Himbara yang berisikan dana pribadi dan donasi masyarakat untuk keperluan aksi pada (27/8/2026) mendatang itu sempat mengalami pemblokiran oleh pihak bank.

Botok bercerita, status rekeningnya memang sudah tidak terblokir lagi. Namun, dalam tampilan layar mobile banking miliknya belum ada fitur yang menampilkan layanan transaksi.

Dia bilang, di dalam mobile banking miliknya hanya tertera jumlah saldo.

Padahal, rekening itu berisikan uang sekitar Rp80 juta yang terdiri atas saldo pribadi dan donasi masyarakat. Akibat pemblokiran itu, kegiatan AMPB sedikit terkendala biaya.

"Rencana untuk bayar sewa bus. Soalnya bus di Pati itu kan, Pati-Jakarta sekitar 12 juta, ya," kata Botok di Jakarta pada Senin (24/8/2026).

Tidak hanya rekening, akun sosial media Tiktok dan Whatsaap milik Botok juga mengalami pemblokiran. Semuanya terjadi dalam waktu yang berdekatan.

"Tanggal 22 jam 11 siang itu akun TikTok saya di blokir. Setelah itu jam 1 rekening saya diblokir. Terus jam 3 pagi, WA saya hilang," tutur Botok. (Reporter: Alif Bintang)

Baca Juga: AMPB Pastikan Masyarakat Pati yang Bertemu DPR Hari Ini Bukan Pihaknya

Load More