- PT Surveyor Indonesia mencatat penurunan impor ponsel hingga 93 persen dan lonjakan produksi domestik pada 2014-2019.
- PT Surveyor Indonesia menyediakan layanan verifikasi kredibel guna mengukur pencapaian penggunaan komponen lokal secara objektif dan transparan.
- Penggunaan komponen lokal terbukti memperkuat rantai pasok, meningkatkan investasi, membuka lapangan kerja, serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Suara.com - Penguatan penggunaan komponen lokal dinilai mampu memberikan dampak terhadap pertumbuhan industri dalam negeri. Salah satu contohnya terlihat pada industri handphone, komputer genggam, dan tablet yang mencatat penurunan impor hingga 93 persen pada periode 2014–2019.
Di periode yang sama, produksi produk elektronik tersebut di dalam negeri meningkat hingga 15,5 kali lipat. Pertumbuhan itu juga diikuti dengan peningkatan investasi dan penyerapan tenaga kerja dalam ekosistem industri terkait.
Data tersebut dipaparkan dalam Forum Komunikasi Media dan PT Surveyor Indonesia (Persero) atau PTSI. Perusahaan yang bergerak di bidang Testing, Inspection, and Certification (TIC) tersebut menilai peningkatan penggunaan komponen lokal menjadi salah satu faktor penting dalam memperkuat rantai pasok dan kapasitas industri nasional.
Vice President Divisi Bisnis Strategis Industrial Service PT Surveyor Indonesia (Persero), Sarjuni Adicahya, mengatakan penguatan industri dalam negeri tidak semata-mata diukur dari besarnya komponen lokal yang digunakan.
Menurut dia, penggunaan komponen lokal perlu diikuti dengan peningkatan kemampuan industri, mulai dari bahan baku, kapasitas produksi, kualitas, teknologi, hingga sumber daya manusia.
“Penguatan industri dalam negeri tidak hanya berbicara mengenai seberapa besar komponen lokal yang digunakan. Lebih dari itu, kita perlu melihat bagaimana penggunaan komponen lokal dapat mendorong tumbuhnya kemampuan industri secara menyeluruh,” ujar Sarjuni.
PTSI Perkuat Verifikasi Komponen Lokal
Untuk mendukung peningkatan penggunaan komponen lokal, PTSI menjalankan peran melalui layanan pengukuran, penilaian, dan verifikasi komponen lokal pada produk maupun jasa.
Layanan tersebut merupakan bagian dari kapabilitas PTSI di bidang TIC. Proses pengukuran dan verifikasi dilakukan melalui sejumlah tahapan, mulai dari pre-assessment, monitoring, witnessing, hingga post-audit.
Baca Juga: Prabowo Mau RI Tak Impor Minyak dan Elpiji, Bahlil Langsung Hormat dan Teriak: Siap Laksanakan!
Rangkaian proses tersebut dilakukan untuk memastikan capaian penggunaan komponen lokal dapat diukur secara objektif dan dipertanggungjawabkan.
Sarjuni mengatakan keberadaan mekanisme pengukuran dan verifikasi penting untuk memastikan penggunaan komponen lokal tidak berhenti pada angka, tetapi turut mendorong peningkatan kapasitas industri nasional.
“PTSI mengambil peran dengan menghadirkan layanan pengukuran dan verifikasi yang kredibel untuk mendukung proses tersebut,” katanya.
Dampak Meluas ke Rantai Pasok
Menurut PTSI, peningkatan penggunaan komponen lokal juga dapat memberikan efek berganda terhadap ekosistem industri.
Ketika industri nasional semakin banyak terlibat dalam penyediaan barang dan jasa, manfaatnya dapat mengalir ke berbagai sektor, mulai dari pemasok bahan baku, manufaktur, distribusi, hingga tenaga kerja.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan