- Poltracking Indonesia menyampaikan hasil survei nasional terhadap Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
- Program KDMP dikenal oleh 76,9 persen masyarakat namun belum mendapatkan kepercayaan publik yang optimal.
- Sebanyak 55,6 persen responden menyatakan tidak yakin program andalan Presiden Prabowo tersebut mampu mencapai tujuannya.
Suara.com - Program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) ternyata belum sepenuhnya mendapat kepercayaan publik. Meski sudah dikenal oleh 76,9 persen masyarakat, mayoritas justru tidak yakin program andalan Presiden Prabowo Subianto itu mampu mencapai tujuan yang diharapkan.
Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yuda mengatakan tingkat pengenalan masyarakat terhadap KDMP memang tergolong tinggi. Namun, tingginya popularitas tersebut belum berbanding lurus dengan tingkat keyakinan publik terhadap manfaat program.
"Tingkat dikenalnya lumayan tinggi, 76,9 persen," kata Yuda dalam tayangan Poltracking TV dalam acara Membaca Tren Kepuasan Publik terhadap Pemerintahan Prabowo-Gibran, Senin (31/8/2026).
Sebaliknya, ketika publik ditanya mengenai keyakinan terhadap kemampuan KDMP sebagai penggerak kemandirian dan kesejahteraan masyarakat, hasilnya justru berbanding terbalik.
Sebanyak 55,6 persen responden menyatakan tidak yakin terhadap kemampuan KDMP mencapai tujuan tersebut.
"Ternyata yang yakin lebih sedikit atau yang tidak yakinnya lebih besar, 55,6 persen," ujarnya.
Yuda menilai angka tersebut menunjukkan masih kuatnya keraguan masyarakat terhadap pelaksanaan KDMP.
Kondisi ini perlu menjadi perhatian pemerintah karena koperasi desa tersebut merupakan salah satu program prioritas yang diandalkan pemerintahan Prabowo-Gibran.
"Publik tidak yakin bahwa KDMP itu bisa seperti yang diharapkan. Ini lagi-lagi menjadi persepsi peringatan bagi pemerintah untuk lebih hati-hati," pungkas Yuda.
Baca Juga: Kepuasan Publik ke Pemerintahan Prabowo-Gibran Terus Merosot, Kini Tinggal 55,1 Persen
Reporter : Agustin Dwi Anggraini
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
- 25 Pengemis Haji Gocap di Kebayoran Baru Dikirim ke Panti Sosial
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Peringatan Buat Prabowo! Publik Tak Yakin Koperasi Desa Merah Putih Berhasil
-
4 Micellar Water Buat Remaja untuk Rawat Skin Barrier Tanpa Menguras Dompet
-
Sunscreen Wardah Warna Kuning Cocok untuk Kulit Apa? Ini Rahasia Glowing Tanpa White Cast!
-
Arkhan Kaka Cs Belum Bertaji, Timnas Indonesia U-20 Masih Buntu Hadapi Malaysia di Babak I
-
Telkom Solution Perkuat Bisnis B2B ICT, Sasar Pertumbuhan Enterprise di Asia Pasifik
-
Soroti UU Konservasi dan RUU Masyarakat Adat, Forum PCS 2026 Digelar di UGM
-
Kejagung Sita Uang Rp 401 Miliar Dari Hasil Korupsi Nikel
-
Olivia Rodrigo Galang Dana Amal melalui Daisy Chain Fields, Hadirkan Deretan Musisi Perempuan
-
Bilal Hasan Kibarkan Merah Putih di Arena UFC Bikin Kevin Diks Ikut Bangga
-
Suku Dayak Bertato Tetap Bisa Jadi Prajurit TNI