-
Serangan AS ke pesta pernikahan di Iran menewaskan empat orang dan melukai 50 warga.
-
Iran menegaskan akan merespons tegas gempuran militer AS yang menyasar area pemukiman warga.
-
CENTCOM AS mengklaim melancarkan serangan terhadap target IRGC di sejumlah wilayah Iran.
Suara.com - Agresi militer Amerika Serikat yang menghantam area permukiman warga di Iran kini telah menelan sedikitnya empat korban jiwa. Peningkatan jumlah korban tewas ini memperlihatkan eskalasi fatal serangan militer di kawasan pemukiman non-militer.
Tragedi ini memicu kemarahan mendalam karena salah satu titik serangan tepat berada di lokasi hajatan warga. Korban tewas mencakup anak-anak yang berada di lokasi saat pemboman berlangsung.
Laporan terbaru mengonfirmasi puluhan warga sipil mengalami luka berat hingga kritis akibat gempuran mendadak tersebut. Situasi darurat langsung ditetapkan di area terdampak untuk menangani para korban.
Dinas kesehatan setempat terus mengerahkan bantuan medis ke lokasi kejadian guna merawat puluhan korban luka. Rumah sakit di sekitar area terdampak kini beroperasi dengan kapasitas penuh.
"Sejumlah warga, termasuk satu anak, tewas di desa Kuhestak (lokasi acara pernikahan menjadi sasaran serangan AS). Hingga 50 warga mengalami luka-luka," kata Kermanpour di platform X.
Otoritas diplomatik Iran menegaskan tidak akan tinggal diam atas jatuhnya korban dari pihak sipil. Langkah balasan yang proporsional dan terukur kini tengah disiapkan secara intensif.
Pemerintah menuding gempuran ini meluas ke pelbagai titik pemukiman dan memicu kepanikan warga. Wilayah-wilayah seperti Minab, Lamerd, serta Qeshm tak luput dari sasaran pemboman.
"Daftar kekejaman Amerika Serikat terhadap bangsa Iran kini telah lengkap," katanya.
Sikap diam dari panggung diplomasi global juga mendapat kritikan keras dari pejabat diplomatik Teheran. Sikap pembiaran tersebut dianggap melanggengkan aksi kekerasan terhadap masyarakat sipil.
Baca Juga: Donald Trump Pertimbangkan Serangan Militer Terbatas untuk Lumpuhkan Radar Iran
Kkebungkaman mereka bukanlah netralitas," katanya.
Pihak penanggung jawab wilayah mengonfirmasi bahwa korban jiwa dan luka terus bertambah sejak pendataan awal. Kerusakan fisik bangunan juga dilaporkan terjadi di beberapa titik pemukiman.
Gelombang ledakan terdengar beruntun memicu kerusakan fasilitas umum di pelbagai sudut kota pelabuhan dan pesisir. Suara dentuman keras bahkan memicu kepanikan massal warga setempat.
Fasilitas transportasi penerbangan di Provinsi Kerman turut menjadi salah satu target operasi pemboman mendadak ini. Langkah penutupan sementara kawasan udara langsung diambil demi keamanan.
Pihak militer Washington mengeklaim bahwa sasaran utama dari rangkaian operasi tempur ini adalah markas Garda Revolusi Iran. Namun, dampak ledakan justru menjangkau area sipil di sekitarnya.
Latar belakang insiden ini bermula dari pengumuman Komando Pusat militer AS (CENTCOM) yang menyatakan peluncuran operasi militer terhadap target IRGC di wilayah Iran. Eskalasi militer ini berujung pada terdengarnya rangkaian ledakan besar di Pulau Qeshm, Bandar Abbas, Sirik, Chabahar, Konarak, hingga Bandara Jiroft di Provinsi Kerman.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
- Mitchell Baker Cetak 3 Gol dari 4 Laga Bakal Dipanggil John Herdman di FIFA ASEAN Cup 2026?
- KGPAA Mangkunegara X Akan Tinggalkan Mangkunegaran untuk Kuliah S2 di London
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Ujian Berat MBG: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
516 Korban Keracunan, Bupati Sidoarjo Ultimatum BGN Soal Perizinan: Ini Harus Tegas!
-
Kabar Gembira! Mulai 2027 Guru PPPK Paruh Waktu Resmi Diangkat Jadi Penuh Waktu
-
KPK Geledah Perusahaan Tambang Terkait Kasus Pajak Banjarmasin, Nama Adaro Ikut Terseret
Terkini
-
11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel
-
MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia
-
Nasib Apes Emil Audero Usai Gabung Rayo Vallecano Terusir dari Stadion Sendiri, Kok Bisa?
-
Penyidikan KPK di Pemkab Bogor: PCNU Imbau Ulama Tetap Adem dan Tak Terprovokasi
-
Intip Posisi Kompor yang Benar Menurut Feng Shui Kang Hong Kian, Jangan Taruh di Sini!
-
200 Rumah Disulap Jadi Kampung Warna-Warni, Wajah Baru Pintu Masuk Makassar
-
Anak di Bawah Umur Tusuk Ojol di Kalideres Gara-gara Tak Mau Bayar Ongkos
-
5 Hand Mixer dengan Dough Hook Terbaik, Cocok untuk Buat Adonan Donat