-
Iran menggempur pangkalan AS di empat negara menggunakan rudal dan pesawat nirawak.
-
Serangan IRGC diluncurkan sebagai aksi balasan atas pengeboman acara pernikahan di Kuhestak.
-
Tragedi pengeboman AS di Selat Hormozgan menewaskan lima orang dan melukai 68 warga.
Suara.com - Iran meluncurkan serangan balasan besar-besaran terhadap barisan pangkalan militer Amerika Serikat di Kuwait, Bahrain, Yordania, dan Irak pada Rabu. Langkah tegas ini diambil usai jet tempur AS membom acara pernikahan di wilayah pesisir Selat Hormuz hingga menewaskan lima warga sipil.
Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengonfirmasi penggunaan kombinasi rudal dan pesawat nirawak untuk menghancurkan pusat komando lawan. Hantaman paling mematikan diarahkan langsung ke Markas Besar AS di Pangkalan Ali Al Salem, Kuwait.
Eskalasi militer ini menandai babak baru konflik terbuka antara Teheran dan Washington di kawasan Timur Tengah. IRGC mengklaim sejumlah personel militer Amerika tewas dalam operasi balasan serentak tersebut.
"Sebagai tanggapan atas kejahatan ini, para pejuang pemberani dari pasukan darat IRGC, bersamaan dengan serangan terhadap pangkalan-pangkalan AS di Yordania, Erbil (Irak), dan Bahrain, hari ini meluncurkan serangan ke markas besar dan lokasi komando AS di pangkalan Ali Al Salem di Kuwait dengan menggunakan rudal dan pesawat nirawak (drone)," demikian Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), Rabu.
IRGC menyebutkan bahwa sejumlah orang tewas dalam serangan tersebut.
Aksi militer Teheran dipicu oleh tragedi kemanusiaan yang terjadi pada Selasa di Kuhestak, Distrik Sirik. Jet tempur AS menjatuhkan bom tepat di tengah kerumunan tamu undangan pesta pernikahan lokal.
Insiden berdarah di kawasan Selat Hormuz tersebut membantai sedikitnya lima warga sipil dan melukai puluhan lainnya. Data korban diprediksi masih terus bergerak seiring proses evakuasi di lokasi kejadian.
Wakil Gubernur Hormozgan Ahmad Nafisi menyebut korban luka akibat serangan AS di wilayahnya itu melonjak menjadi 68 orang.
"Jumlah korban luka dalam serangan militer AS terhadap sebuah acara pernikahan di Kuhestak, Sirik, meningkat jadi 68," kata Nafisi dikutip kantor berita pemerintah, Selasa.
Baca Juga: Tak Ada Kalah - Menang, Perang AS-Iran Justru Alami Jalan Buntu dengan Biaya Militer Membengkak
Sebelumnya, Nafisi mengatakan korban tewas dalam serangan di Kuhestak tersebut mencapai empat orang.
Ketegangan di jalur strategis Selat Hormuz memuncak setelah militer AS meningkatkan aktivitas tempurnya di wilayah kedaulatan Iran. Insiden pengeboman acara pernikahan di Kuhestak menjadi titik balik yang menyulut kemarahan publik serta jajaran pimpinan militer Teheran.
Konflik ini memperluas arena pertempuran hingga melibatkan empat negara tetangga yang menampung pangkalan militer Amerika Serikat. Kondisi keamanan di kawasan Teluk kini berada pada level paling siaga sepanjang tahun ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 9 Pilihan HP Infinix RAM 8GB Kelas Entry Level Harga Rp1-3 Jutaan
- Kulkas Merek Apa yang Tidak Ada Bunga Es? Ini Pilihan dan Tips agar Tak Salah Beli
Pilihan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
-
Dikepung Asap Karhutla, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Pontianak
-
Santap Siang Bareng di Rusia, Prabowo Minta Maaf ke Putin Karena Hal Ini
-
Dua Bus Transjakarta Tubrukan di Pancoran, Benarkah Sopir Mengantuk karena Cuti Duka Ditolak?
-
Bikin Cemas! Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Angkut 156 Penumpang
Terkini
-
Karhutla di Tembilahan Membara Lagi setelah Sempat Padam
-
Layar TV Samsung "No Signal" atau Channel Hilang? Jangan Panik, Begini Cara Mengatasinya
-
Biro Travel Akui Setor USD 75.000 ke Gus Alex Demi Muluskan Kuota Haji Tambahan
-
5 Sifat Buruk Zodiak Aquarius yang Sulit Dipahami, Jadi Sering Dianggap Sombong dan Tidak Peduli
-
TetherMax Tunjuk Aktor Korea Yun Si Yun Jadi Brand Ambassador Seiring Perluas Kehadiran di Asia
-
Alarm Keras untuk Prabowo! 1.742 Siswa dan Guru Keracunan MBG, Tata Kelola Bobrok Disorot
-
Feng Shui Kamar Mandi di Dalam Kamar Tidur Utama dan Solusinya, Benarkah Bawa Energi Negatif?
-
Hampir Seluruh Jakarta Siaga Kekeringan, Warga Diminta Hemat Air dan Tak Bakar Sampah!
-
Ada yang Hilang dari Xdinary Heroes, Lagu Lost and Found Jadi Lebih Nylekit
-
Curiga Tekstur Uang, Warga Semarang Bantu Bongkar Jaringan Uang Palsu