- Badan Kehormatan DPD RI akan memanggil Arya Wedakarna untuk mengklarifikasi kehadirannya di Miss Equality World, Bangkok.
- Pemanggilan tersebut dilakukan setelah kehadiran Arya viral dan dinila mempromosikan kegiatan LGBT.
- Badan Kehormatan DPD akan memeriksa tujuan, kapasitas, penggunaan fasilitas, serta dugaan pendampingan TNI sesuai aturan yang berlaku.
Suara.com - Badan Kehormatan (BK) DPD RI memutuskan memanggil anggota DPD RI asal Bali, I Gusti Ngurah Arya Wedakarna, untuk dimintai klarifikasi terkait kehadirannya dalam acara Miss Equality World 2026 di Bangkok, Thailand.
Pemanggilan dilakukan setelah kehadiran Arya Wedakarna dalam ajang tersebut viral dan menuai sorotan karena dinilai secara tidak langsung mempromosikan LGBT.
Ketua BK DPD RI Hasby Yusuf mengatakan pemanggilan diperlukan untuk mendapatkan penjelasan secara utuh mengenai kehadiran Arya dalam acara tersebut. Sebelumnya, Arya menyebut kehadirannya dalam kapasitas pribadi sebagai tokoh budaya dan pariwisata Bali.
Meski demikian, BK DPD menilai status sebagai pejabat negara tetap melekat ketika seorang anggota DPD berada di ruang publik. Karena itu, setiap tindakan anggota perlu mempertimbangkan kepatutan, kehormatan jabatan, serta dampaknya terhadap citra lembaga.
"Menjadi Anggota DPD RI berarti membawa standar kehormatan jabatan dalam setiap ruang publik. Tetapi Badan Kehormatan juga tidak boleh mengambil kesimpulan hanya berdasarkan foto, video, atau pemberitaan. Yang harus dilihat adalah fakta, kapasitas kehadiran, konteks kegiatan, dan apakah terdapat ketentuan etik yang dilanggar,” tegas Pimpinan BK DPD RI dalam keterangannya, Kamis (3/9/2026).
BK DPD Periksa Kapasitas Kehadiran Arya
BK DPD RI akan memeriksa sejumlah aspek dalam pemanggilan tersebut, mulai dari tujuan kehadiran Arya, kapasitasnya saat menghadiri kegiatan, hingga penggunaan atribut atau fasilitas yang berkaitan dengan jabatan sebagai anggota DPD.
BK juga akan mendalami pemberitaan mengenai adanya pendampingan anggota TNI dalam kegiatan tersebut.
Hal itu dilakukan untuk memastikan apakah kehadiran maupun pendampingan tersebut sesuai dengan ketentuan yang berlaku, termasuk UU MD3, UU TNI, serta aturan keprotokolan.
Baca Juga: Pansus DPD RI Komitmen Cari Solusi Permanen Soal Konflik dan HAM Papua
Hasby menegaskan BK DPD akan mengambil langkah sesuai kewenangan apabila dalam pemeriksaan nantinya ditemukan tindakan yang bertentangan dengan Kode Etik.
Namun, proses pemeriksaan tetap akan dilakukan dengan mengedepankan prinsip keadilan dan tidak terburu-buru menyimpulkan adanya pelanggaran.
"Setiap Anggota memiliki hak untuk beraktivitas sebagai warga negara, tetapi kebebasan tersebut tetap harus berjalan seiring dengan tanggung jawab etik sebagai pejabat publik,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 9 Pilihan HP Infinix RAM 8GB Kelas Entry Level Harga Rp1-3 Jutaan
- Kulkas Merek Apa yang Tidak Ada Bunga Es? Ini Pilihan dan Tips agar Tak Salah Beli
Pilihan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
-
Dikepung Asap Karhutla, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Pontianak
-
Santap Siang Bareng di Rusia, Prabowo Minta Maaf ke Putin Karena Hal Ini
-
Dua Bus Transjakarta Tubrukan di Pancoran, Benarkah Sopir Mengantuk karena Cuti Duka Ditolak?
-
Bikin Cemas! Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Angkut 156 Penumpang
Terkini
-
Hadiri Miss Equality World, Arya Wedakarna Dipanggil Badan Kehormatan DPD
-
Sempat Alami Gejala Keracunan Usai Santap MBG, Puluhan Siswa di Sleman Akhirnya Kembali Bersekolah
-
Pegadaian Raih Penghargaan Corporate Secretary Champion 2026, Tegaskan Komitmen Perkuat Tata Kelola
-
Apakah Air Mawar Viva Bisa Memutihkan Wajah? Begini Ulasan Jujur Pengguna
-
202 Ribu Hektare Lahan Terbakar! 20 Konsesi Kena Sanksi Akibat Karhutla
-
Karhutla di Tembilahan Membara Lagi setelah Sempat Padam
-
Layar TV Samsung "No Signal" atau Channel Hilang? Jangan Panik, Begini Cara Mengatasinya
-
Biro Travel Akui Setor USD 75.000 ke Gus Alex Demi Muluskan Kuota Haji Tambahan
-
5 Sifat Buruk Zodiak Aquarius yang Sulit Dipahami, Jadi Sering Dianggap Sombong dan Tidak Peduli
-
TetherMax Tunjuk Aktor Korea Yun Si Yun Jadi Brand Ambassador Seiring Perluas Kehadiran di Asia