- Dinas Kesehatan Banten mencatat dua warga Kabupaten Serang dirawat di rumah sakit akibat gangguan pernapasan karena abu vulkanik pada Minggu.
- Pemerintah daerah menyiagakan seluruh Puskesmas selama 24 jam serta memastikan pengobatan gratis bagi warga melalui fasilitas BPJS Kesehatan.
- Masyarakat diimbau memakai masker dan kacamata serta membatasi aktivitas di luar ruangan untuk menghindari bahaya abu vulkanik.
Suara.com - Paparan Abu Vulkanik, Dua Warga Serang Dirujuk ke Rumah SakitDinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten mencatat dua warga Kabupaten Serang harus menjalani perawatan di rumah sakit setelah mengalami gangguan pernapasan akibat paparan abu vulkanik.
Kepala Dinkes Banten Ati Pramudji Hastuti mengatakan kedua warga tersebut kini dirawat di salah satu rumah sakit di Kota Serang.
Meski telah ada warga yang harus mendapat perawatan di rumah sakit, Ati menyebut kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di tingkat Puskesmas masih relatif stabil dan belum menunjukkan peningkatan signifikan.
"Hingga hari ini, kasus ISPA yang sudah dirujuk baru dua orang ke rumah sakit. Sementara untuk di Puskesmas sendiri, kasus ini dilaporkan belum mengalami peningkatan yang signifikan," ujarnya di Serang, seperti dikutip dari Antara, Minggu (6/9/2026).
Dinkes Banten kini meningkatkan kesiapsiagaan untuk mengantisipasi kemungkinan bertambahnya warga yang mengalami gangguan kesehatan akibat sebaran abu vulkanik.
Seluruh Puskesmas di Banten disiagakan selama 24 jam untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat yang mengalami keluhan pernapasan. Tim Gerak Cepat (TGC) juga ditempatkan dalam status siaga untuk merespons apabila terjadi peningkatan kasus secara tiba-tiba.
Ati memastikan masyarakat tidak perlu mengkhawatirkan biaya pengobatan. Cakupan kepesertaan BPJS Kesehatan di Banten disebut telah mencapai 98,84 persen.
Bagi warga kurang mampu yang belum terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan, pemerintah daerah akan memfasilitasi akses pengobatan sehingga tetap dapat memperoleh layanan medis secara gratis.
Di tengah paparan abu vulkanik, masyarakat juga diminta meningkatkan perlindungan diri, terutama ketika harus beraktivitas di luar ruangan.
Baca Juga: 8 Bandara Ditutup Dampak Abu Gunung Anak Krakatau
"Kami mengimbau masyarakat wajib memakai masker dan kacamata jika beraktivitas di luar, serta meminimalisir penggunaan transportasi saat kepadatan abu vulkanik meningkat guna menghindari risiko gangguan pernapasan kronis," paparnya.
Menurut Ati, abu vulkanik mengandung berbagai partikel kimiawi yang dapat membahayakan kesehatan, terutama apabila terhirup dalam jangka waktu tertentu.
Karena itu, masyarakat diminta membatasi aktivitas di luar rumah ketika konsentrasi abu vulkanik meningkat dan segera memeriksakan diri apabila mengalami keluhan gangguan pernapasan.
Berita Terkait
-
8 Bandara Ditutup Dampak Abu Gunung Anak Krakatau
-
Aktivitas Anak Krakatau Menurun, PVMBG Ingatkan Erupsi Susulan Masih Bisa Terjadi
-
Rumah hingga Mobil Wulan Guritno Dipenuhi Abu Vulkanik Anak Krakatau: Lumayan Tebel
-
6 Bandara Ditutup, Menhub Minta Warga Beralih ke Kereta, Bus dan Kapal
-
Abu Vulkanik Anak Krakatau Bisa Rusak Mobil Permanen, Jangan Langsung Dilap
Terpopuler
- Maarten Paes Mulai Kehilangan Tempat di Ajax, Petinggi PSSI Pasang Badan
- Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari, Polres Cimahi Siapkan Dua Jalur Alternatif
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Snapdragon Paling Murah untuk Berbagai Kebutuhan
- 3 Rekomendasi HP vivo RAM 8 GB Snapdragon Paling Murah untuk Dipilih
- KBRI Kuala Lumpur Digeruduk, Warga Malaysia Desak Prabowo Buka Nama Perusahaan Terlibat Karhutla
Pilihan
-
Kedutaan Besar Negara Asing Keluarkan Peringatan untuk Warganya Pasca Erupsi Anak Krakatau
-
Kabut Asap Makin Pekat, Doa Apa yang Bisa Dibaca Muslim? Ini Bacaan Perlindungannya
-
Jakarta Terdampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Pemprov DKI Terapkan PJJ Mulai Besok
-
Badan Geologi Ungkap Kondisi Anak Krakatau Terkini: Tak Ada Potensi Runtuh Picu Tsunami
-
Terungkap! Sebelum Audiensi dengan Pimpinan DPR, Botok Ditelpon Prabowo
Terkini
-
BRI Dorong Anak Muda Gunakan Teknologi untuk Disiplin Mengatur Keuangan
-
Paparan Abu Vulkanik, 2 Warga Serang Dirujuk ke Rumah Sakit
-
BRI Bagikan Strategi Kelola Keuangan untuk Generasi Muda di Era Digital
-
8 Bandara Ditutup Dampak Abu Gunung Anak Krakatau
-
Abu Vulkanik Anak Krakatau Guyur Pandeglang, Mata Perih Hingga Lidah Terasa Berpasir
-
BRI: Literasi Keuangan Penting Sebelum Generasi Muda Punya Penghasilan
-
BRI Tekankan Pentingnya Financial Discipline Bagi Generasi Muda
-
Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Bandung, Bandara Husein Sastranegara Ditutup Sementara
-
Aktivitas Anak Krakatau Menurun, PVMBG Ingatkan Erupsi Susulan Masih Bisa Terjadi
-
BRI Dorong Generasi Muda Mulai Menabung dan Investasi Sejak Dini