Resmi Beroperasi, Jalur Integrasi LRT ke KRL Manggarai Ternyata Belum Tuntas

Rabu, 16 September 2026 | 17:24 WIB
PT Jakarta Propertindo (Jakpro) melalui anak usahanya, LRT Jakarta, resmi memulai uji coba operasional perdana rute Kelapa Gading–Manggarai. [Suara.com/Adiyoga]
  • Presiden Prabowo meresmikan operasional LRT Jakarta koridor Kelapa Gading hingga Manggarai pada Rabu, 16 September 2026.
  • Pembangunan jembatan konektivitas untuk integrasi moda LRT, KRL, dan Transjakarta di Stasiun Manggarai ditargetkan selesai akhir September 2026.
  • Pramono menyatakan Stasiun Manggarai diproyeksikan menjadi pusat transit baru dengan volume 1,2 hingga 1,3 juta penumpang harian.

Suara.com - LRT Jakarta koridor Kelapa Gading hingga Manggarai resmi dioperasikan untuk publik oleh Presiden Prabowo Subianto di Jakarta, Rabu (16/9/2026).

Kendati seremonial peresmian telah usai digelar, akses fisik penghubung penumpang dari peron LRT menuju peron stasiun KRL Manggarai nyatanya belum sepenuhnya rampung.

Proyek perkeretaapian bernilai belasan triliun rupiah tersebut masih menyisakan pengerjaan jembatan konektivitas demi memfasilitasi kemudahan perpindahan moda.

“Koneksinya sekarang kami lagi selesaikan. Jadi nanti connecting-nya itu tidak hanya LRT dengan KRL, tapi juga Transjakarta. Jadi tiga moda ini akan terkoneksi dengan jalur ini,“ ujar Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro), Iwan Takwin.

Fasilitas konektor vital yang mempertemukan armada LRT, KRL komuter, dan Transjakarta itu dijadwalkan baru bisa difungsikan secara sempurna pada pengujung September 2026.

Situasi transisi ini menuntut kesabaran ekstra bagi para penumpang yang ingin berpindah peron selama pekan-pekan awal masa uji coba operasional.

“Kami finalkan mudah-mudahan akhir bulan ini selesai, sehingga masyarakat berpindah moda lebih lebih nyaman dan aman,“ kata Iwan.

Stasiun Manggarai sendiri diproyeksikan bakal menjadi episentrum transit terpadat dengan volume pergerakan jutaan penumpang harian.

“Dalam diskusi dengan Bapak Presiden, dengan Kementerian Perhubungan, Manggarai ini kan menjadi satu hub baru, yang akan kurang lebih 1,2-1,3 juta orang setiap hari ada di tempat ini,“ tutur Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.

“Maka kami meyakini kalau ini dikelola dengan baik dan lebih rapi, mudah-mudahan tempat ini akan segera tertata dengan baik, dan saya akan mengkoordinasikan untuk melakukan pembenahan pembangunan yang ada di Manggarai ini,“ lanjut dia.

Kecepatan penyelesaian integrasi fisik antarmoda kini menjadi sorotan utama demi memastikan keamanan dan kelancaran mobilitas komuter di Stasiun Manggarai.

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com