Natalius Pigai Tegaskan Tak Takut Kena Reshuffle: Bangun Bangsa Harga Mati

Kamis, 17 September 2026 | 12:59 WIB
Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai. (Suara.com/Lilis)
  • Menteri HAM Natalius Pigai menyatakan tidak takut menghadapi perombakan kabinet oleh Presiden Prabowo Subianto.
  • Pernyataan tersebut disampaikan Pigai pada Forum Koordinasi Kebijakan HAM di Jakarta, hari Kamis (17/9/2026).
  • Pigai menegaskan bahwa kepentingan membangun bangsa jauh lebih penting daripada mempertahankan jabatan menteri di pemerintahan.

Suara.com - Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menegaskan dirinya tidak takut jika sewaktu-waktu terkena perombakan kabinet atau reshuffle oleh Presiden Prabowo Subianto.

Natalius Pigai menegaskan, jabatan menteri bukanlah tujuan utama baginya. Menurut dia, membangun bangsa jauh lebih penting dibandingkan mempertahankan posisi di pemerintahan.

"Ini menteri yang tidak takut untuk dicopot, di-reshuffle, biasa aja. Bagi saya membangun bangsa harga mati, daripada cuma jabatan," kata Pigai dalam acara Forum Koorfinasi Kebijakan HAM di Jakarta, Kamis (17/9/2026).

Pigai menyebut kepentingan negara harus ditempatkan di atas kepentingan pribadi, termasuk ketika seseorang harus kehilangan jabatan.

Pernyataan tersebut disampaikan Pigai di tengah dinamika perombakan Kabinet Merah Putih yang kembali terjadi.

Terbaru, Prabowo belum lama ini mengganti Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dengan Suahasil Nazara pada Senin (14/9) lalu.

Pergantian tersebut menjadi reshuffle keenam yang dilakukan Prabowo sejak menjabat sebagai Presiden RI pada Oktober 2024.

Pernyataan Pigai juga disampaikan ketika Presiden Prabowo kembali membuka kemungkinan evaluasi terhadap jajaran kabinet menjelang dua tahun pemerintahannya.

Prabowo menyebut evaluasi dan reshuffle kabinet sebagai sesuatu yang logis karena para menteri sudah memiliki waktu untuk menunjukkan kemampuan mereka.

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com