- TNI membatalkan upacara puncak HUT ke-81 di Monas pada 5 Oktober 2026 dan memindahkannya ke Mabes TNI Cilangkap.
- Pemindahan lokasi upacara dan kesederhanaan acara diputuskan karena ribuan prajurit masih bertugas menangani bencana alam di berbagai daerah.
- Rangkaian peringatan tetap diisi berbagai kegiatan seperti bazar murah, pameran alutsista TNI Fair, hingga lomba olahraga.
Suara.com - TNI batal menggelar upacara puncak peringatan HUT ke-81 di Monas, Jakarta, pada 5 Oktober 2026. Ribuan prajurit yang masih dikerahkan untuk menangani bencana di berbagai daerah menjadi salah satu alasan upacara dialihkan ke Mabes TNI di Cilangkap, Jakarta Timur.
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Muhammad Nas mengatakan upacara HUT TNI tahun ini akan digelar secara sederhana di lingkungan Mabes TNI.
“Upacara HUT ke-81 TNI dilaksanakan di Mabes TNI secara sederhana,“ kata Nas kepada wartawan, Selasa (22/9/2026).
Nas mengatakan keputusan tersebut diambil dengan mempertimbangkan kondisi prajurit yang saat ini masih menjalankan tugas penanganan bencana di sejumlah wilayah.
“Banyak prajurit yang sedang melaksanakan penugasan penanganan bencana, namun tetap mengutamakan kekhidmatan dan makna dari peringatan,“ katanya.
Dengan keputusan tersebut, kemeriahan upacara seperti yang direncanakan sebelumnya tidak digelar di Monas. Namun, rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI tetap berlangsung melalui berbagai kegiatan.
Sejak 1 Agustus hingga 10 Oktober 2026, TNI menggelar Lomba dan Open Tournament Piala Panglima TNI. Kegiatan tersebut mencakup 72 perlombaan yang terdiri dari 61 cabang olahraga dan 11 cabang non-olahraga.
Rangkaian kegiatan juga diisi dengan karya bakti berskala besar, Gerakan TNI Peduli Sampah, serta penanaman sejuta pohon sebagai bagian dari kegiatan teritorial.
TNI juga menggelar Bazar Pangan Murah pada 22 hingga 23 September untuk membantu meringankan beban ekonomi masyarakat.
Sementara itu, kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung telah digelar melalui TNI Fair di Monas pada 19-20 September 2026.
Selama dua hari, masyarakat dapat melihat pameran alat utama sistem persenjataan (alutsista), stan informasi pendaftaran prajurit, atraksi ketangkasan, hingga Expo Teknologi Militer.