Tembus 3 Besar PTS Nasional, Kampus Ini Naik 12 Peringkat di UI GreenMetric 2026

Kamis, 24 September 2026 | 05:05 WIB
Tembus 3 Besar PTS Nasional, Kampus Ini Naik 12 Peringkat di UI GreenMetric 2026 [Istimewa]
BACA 10 DETIK
  • Universitas Esa Unggul meraih peringkat pertama PTS di Jakarta dan ke-17 nasional pada UI GreenMetric 2026.
  • Pengumuman pemeringkatan yang diikuti 219 perguruan tinggi Indonesia tersebut dilaksanakan di Universitas Gadjah Mada pada 15 September 2026.
  • Peningkatan peringkat nasional ini mencerminkan keberhasilan kerja sama dalam mengembangkan kinerja keberlanjutan kampus.

Suara.com - Universitas Esa Unggul Powered by Arizona State University mencatatkan peningkatan dalam UI GreenMetric World University Rankings 2026. Universitas swasta tersebut menempati peringkat pertama PTS di Jakarta, tiga besar PTS nasional, dan peringkat ke-17 perguruan tinggi secara nasional.

Capaian ini meningkat dibandingkan posisi UEU pada 2025. Saat itu, UEU berada di peringkat kedua DKI Jakarta, peringkat ke-29 nasional, dan peringkat ke-203 dunia.

Peningkatan 12 posisi di tingkat nasional tersebut mencerminkan perkembangan kinerja keberlanjutan Universitas Esa Unggul. Penilaian mencakup berbagai aspek, mulai dari infrastruktur, energi, pengelolaan sampah dan air, hingga pendidikan, penelitian, serta tata kelola kampus.

UI GreenMetric World University Rankings mengukur kinerja keberlanjutan perguruan tinggi melalui indikator dan skor numerik. Pada 2026, penilaian mencakup tujuh aspek, yakni penataan dan infrastruktur, energi dan perubahan iklim, pengelolaan sampah, pengelolaan air, transportasi, pendidikan dan penelitian, serta tata kelola dan digitalisasi.

Ketujuh aspek tersebut memberikan gambaran menyeluruh mengenai praktik keberlanjutan di lingkungan perguruan tinggi. Kampus tidak hanya dinilai dari program lingkungan, tetapi juga dari pengelolaan sumber daya, integrasi keberlanjutan dalam pendidikan dan penelitian, serta tata kelola institusi.

Kepala UI GreenMetric, Vishnu Juwono, menyampaikan bahwa partisipasi pemeringkatan 2026 telah melampaui 2.000 perguruan tinggi dan institusi pendidikan tinggi dari lebih dari 100 negara.

“Pada 2026 partisipan telah melampaui jumlah 2.000 perguruan tinggi dan institusi pendidikan tinggi dari lebih dari 100 negara,” ujar Vishnu dalam keterangannya, Kamis (24/9/2026).

Pengumuman UI GreenMetric Sustainable University Rankings Indonesia 2026 berlangsung di Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Selasa (15/9/2026). Di Indonesia, pemeringkatan tersebut diikuti 219 perguruan tinggi, terdiri atas 113 perguruan tinggi negeri dan 106 perguruan tinggi swasta.

Universitas Esa Unggul hadir dalam pengumuman UI GreenMetric 2026 melalui Ketua Tim UEU GreenMetric, Helmi Geisfarad, S.Sos., M.I.Kom. Menurut Helmi, peningkatan peringkat merupakan hasil kerja bersama yang berlangsung di berbagai bidang penilaian.

“Kenaikan ini merupakan hasil kerja bersama. Mulai dari pengelolaan energi, sampah, air, transportasi, pengembangan ruang dan infrastruktur, hingga pendidikan dan penelitian,” kata Helmi.

Ia menambahkan, tantangan berikutnya adalah menjaga konsistensi dan meningkatkan kualitas data. Setiap capaian perlu didukung dokumentasi yang dapat dipertanggungjawabkan secara akademik.

Pendekatan berbasis data menjadi bagian penting dalam pengelolaan keberlanjutan UEU. Melalui indikator yang terukur, perkembangan kinerja kampus dapat dievaluasi dari waktu ke waktu.

Rektor Universitas Esa Unggul, Dr. Ir. Arief Kusuma Among Praja, S.T., M.B.A., IPU, ASEAN Eng., mengatakan capaian UI GreenMetric 2026 merupakan bagian dari komitmen kampus membangun perguruan tinggi yang berkembang secara akademik sekaligus memiliki tanggung jawab terhadap lingkungan.

“Kami bersyukur atas peningkatan posisi Universitas Esa Unggul dalam UI GreenMetric 2026. Namun, bagi kami, peringkat bukanlah tujuan akhir,” ujar Arief.

Menurut dia, capaian tersebut menjadi cermin bahwa upaya membangun budaya keberlanjutan di lingkungan UEU terus berjalan. Ia menegaskan, proses tersebut harus dilakukan secara konsisten dan terintegrasi dalam tata kelola perguruan tinggi.

“Kampus berkelanjutan harus menjadi bagian dari budaya institusi. Karena itu, kami akan terus mendorong integrasi aspek lingkungan, sosial, pendidikan, penelitian, teknologi, dan tata kelola dalam pengembangan Universitas Esa Unggul,” kata Arief.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com