Pemerintah Akan Ubah Bansos Barang Jadi Tunai, Target Mulai Disalurkan Kuartal I 2027

Rabu, 30 September 2026 | 14:19 WIB
Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan. Foto: Tangkapan layar Youtube Sekretariat Presiden)
BACA 10 DETIK
  • Pemerintah berencana mengubah skema bantuan sosial barang menjadi bantuan tunai langsung mulai kuartal pertama tahun 2027.
  • Luhut menyatakan pelaksanaan rencana tersebut bergantung pada penyelesaian pemutakhiran data kependudukan hingga akhir tahun 2026.
  • Pemerintah memperbarui sekitar 289 juta data kependudukan Dukcapil menggunakan kecerdasan buatan dan memperluas uji coba Perlinsos Digital secara nasional.

Suara.com - Pemerintah berencana mengubah skema pemberian bantuan sosial (bansos) yang selama ini diberikan dalam bentuk barang atau subsidi menjadi bantuan tunai langsung kepada masyarakat.

Penasihat Khusus Presiden Bidang Digitalisasi dan Teknologi Pemerintahan sekaligus Ketua Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah (KPTDP) dan Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan, mengatakan perubahan tersebut ditargetkan mulai diuji coba pada kuartal I 2027.

Luhut mengatakan pelaksanaan skema tersebut masih bergantung pada proses pemutakhiran data penerima bansos yang tengah dilakukan pemerintah hingga akhir 2026.

"Mungkin dalam 1-2 tahun ke depan, subsidi itu akan kita, saya adalah laporan presiden, tidak lagi pada barang, langsung pada manusia, jadi cash," kata Luhut usai rapat RTM di Kantor Kementerian Sosial, Rabu (30/9/2026).

Luhut mengatakan pemerintah berharap proses pemutakhiran data dapat berjalan sesuai target sehingga daftar penerima bansos yang telah diperbarui dapat segera digunakan.

"Kita harapkan kalau semua data ini bisa jalan dengan baik, saya adalah laporan presiden, sampai akhir tahun ini, nanti daftarnya akan datang semua, pada Pak Mendagri," ujarnya.

Menurut Luhut, salah satu fokus pemerintah saat ini adalah memastikan data kependudukan yang menjadi dasar pemadanan penerima bantuan telah terintegrasi.

Ilustrasi bansos salah sasaran. [Ist]

Ia menyebut data kependudukan yang tercatat di Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) saat ini mencapai sekitar 289 juta orang atau sekitar 98 persen dari jumlah penduduk.

"Nah itu sekarang kita mutakhirkan semua dengan AI ini, kita nanti desil-desilnya juga kita perbaiki semua," kata Luhut.

Sebelumnya, Luhut juga menyampaikan pemerintah menargetkan uji coba penyaluran bansos dalam bentuk transfer tunai pada kuartal I-II 2027.

Pemerintah saat ini masih melakukan pengolahan dan pemutakhiran data calon penerima untuk memastikan bantuan diberikan berdasarkan data yang lebih terintegrasi.

Dalam skema yang disiapkan, pemerintah tidak hanya mengubah bentuk bantuan, tetapi juga membangun sistem digital untuk mendukung proses pendataan hingga penyaluran.

Pemerintah telah memperluas uji coba Perlinsos Digital ke 258 kabupaten/kota dan menargetkan implementasinya secara nasional.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com