Geser Agus Gumiwang Jadi Menperin, Sarmuji Buka Suara Soal Posisi Anggota DPR

Kamis, 01 Oktober 2026 | 19:11 WIB
Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI sekaligus Sekretaris Jenderal Partai Golkar, M. Sarmuji. [Suara.com/Bagaskara]
BACA 10 DETIK
  • Presiden Prabowo Subianto melantik Sarmuji sebagai Menteri Perindustrian di Istana Kepresidenan Jakarta pada Kamis, 1 Oktober 2026.
  • Sarmuji memastikan diri mundur dari anggota DPR RI agar tidak merangkap jabatan antara eksekutif dan legislatif.
  • Politisi Partai Golkar tersebut menggantikan posisi Agus Gumiwang Kartasasmita dalam perombakan Kabinet Merah Putih.

Suara.com - Sarmuji memastikan dirinya bakal segera mengundurkan diri dari jabatannya sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI. Hal ini disampaikan setelah dirinya dilantik sebagai Menteri Perindustrian oleh Presiden Prabowo Subianto pada Kamis (1/10/2026).

Sekretaris Jenderal Partai Golkar ini menegaskan, langkah pamit dari parlemen tersebut wajib dilakukan demi mematuhi aturan yang melarang adanya rangkap jabatan antara eksekutif dan legislatif.

“Ya pasti, nggak bisa rangkap kan. Kan nggak bisa rangkap antara eksekutif dan legislatif,” kata Sarmuji di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.

Menurutnya pengunduran diri sebagai anggota DPR berlaku otomatis, seiring jabatannya sebagai Menteri Perindustrian sudah aktif sejak dilantik di Istana Negara, siang ini.

“Ya sebenarnya otomatis kita sudah bukan anggota DPR, tapi kalau seandainya diperlukan untuk secara resmi formal harus ada pengunduran diri, ya secepatnya pasti kita lakukan,” kata Sarmuji.

Diketahui, Prabowo melakukan perombakan Kabinet Merah Putih. Salah satunya, melantik Sarmuji menjadi Menteri Perindustrian.

Sarmuji yang merupakan Sekjen Partai Golkar menggeser kolega di-partainya Agus Gumiwang Kartasasmita.

Adapun, prosesi pelantikan berlangsung di Istana Kepresidenan, Jakarta pada Kamis (1/10/2026).

Sebelum resmi dilantik Sarmuji bersama sejumlah menteri lainnya diambil sumpahnya sesuai dengan agama dan keyakinan masing-masing.

"Bersediakah saudara untuk diambil sumpah janji menurut agama masing-masing?" kata Prabowo memimpin langsung proses pelantikan.

Setelah pengambilan sumpah, Sarmuji menandatangani berita acara pelantikan di hadapan Presiden Prabowo.

Sebelum resmi dilantik, Sarmuji mengaku mendapatkan panggilan telepon dari Seskab Letkol Teddy Indra Wijaya tadi pagi.

"Ya saya ditelepon Pak Seskab ya, ada kemungkinan pokoknya urusan industri lah kira-kira begitu," kata Sarmuji kepada wartawan.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com