Meneropong Sepak Terjang Wantimpres Prabowo ke Depan Usai Diisi Rocky Gerung hingga Pakde Karwo

Minggu, 04 Oktober 2026 | 08:42 WIB
Presiden Prabowo Subianto melantik 26 anggota Wantimpres. [Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden/Rusman]
BACA 10 DETIK
  • Presiden Prabowo Subianto resmi melantik 26 anggota Dewan Pertimbangan Presiden di Istana Negara, Jakarta, Jumat (2/10/2026).
  • Pratikno ditunjuk sebagai Ketua Wantimpres didampingi Hatta Rajasa sebagai wakil dan Muhammad Qodari sebagai sekretaris dewan penasihat.
  • Lembaga penasihat ini diisi tokoh lintas bidang untuk memberikan masukan multisektoral yang bersifat rahasia kepada presiden.

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto resmi melantik 26 anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di Istana Negara, Jakarta, Jumat (2/10/2026) sore.

Agenda pelantikan dewan penasihat kepala negara ini berlangsung bersamaan dengan pelantikan Kepala dan Wakil Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI.

Dalam struktur kepemimpinan yang baru, Pratikno didapuk sebagai Ketua Wantimpres didampingi Hatta Rajasa sebagai wakilnya.

Sementara itu, posisi Sekretaris Wantimpres kini diisi oleh Muhammad Qodari. Pada hari yang sama, kursi jabatan Qodari selaku Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI resmi dialihkan kepada Syahganda Nainggolan.

Komposisi anggota Wantimpres turut diisi oleh deretan figur nasional, antara lain Agum Gumelar, Soekarwo (Pakde Karwo), Dato Sri Tahir, Ignasius Jonan, Budi Gunawan, Jusuf Hamka, Said Aqil Siradj, Yahya Cholil Staquf, Quraish Shihab, Anwar Usman, Chairul Tanjung, Bambang Soesatyo, Sinta Nuriyah Wahid, Philip Kuncoro, Ida Bagus Purwalaksana, Salim Segaf Al-Jufri, Budi Tanoe Wibowo, Yusuf Wanandi, Anwar Iskandar, Rocky Gerung, Margarito Kamis, Mohammad Hatta, dan Jacky Manuputty.

Para anggota ini berasal dari beragam latar belakang, mulai dari akademisi, birokrat, politisi, tokoh agama, pengusaha, hingga tokoh militer dan kepolisian.

“Sebagaimana Anda ketahui bahwa anggota-anggota Wantimpres yang baru ini adalah tokoh-tokoh nasional dari berbagai bidang dari berbagai agama, dari berbagai profesi,” ujar Pratikno di Istana Negara setelah dilantik.

Keberagaman latar belakang keahlian tersebut menjadi modal untuk memberikan pertimbangan berdasarkan pengalaman dan pengetahuan, yang seluruhnya ditujukan sebagai masukan kepada Presiden.

Kerahasiaan Nasihat dan Jangkauan Multisektoral

Mengenai mekanisme kerja lembaga ke depan, Hatta Rajasa menjelaskan bahwa isi nasihat Wantimpres kepada Presiden bersifat rahasia dan tidak dapat disampaikan kepada publik.

“Namun, kawan-kawan jangan pernah bertanya nasihat apa yang diberikan kepada Presiden. Karena berdasarkan undang-undang, kami dilarang untuk menyampaikan itu,” ujar Hatta.

Terkait jangkauan isu yang akan digarap, Agum Gumelar menyebut lembaga ini dapat membantu Presiden mengambil kebijakan yang lebih terarah dan terukur.

Menurutnya, cakupan pertimbangan Wantimpres tidak terbatas pada sektor tertentu.

“Masalah politik, masalah ekonomi, masalah budaya, masalah ideologi, masalah mungkin kehidupan masyarakat, masalah olahraga, ya semua masalah yang bisa dijadikan bahan pertimbangan Presiden dalam mengambil kebijakan-kebijakan di bidangnya nanti,” jabar Agum usai pelantikan di Kompleks Istana, sebagaimana dikutip dari Antara.

Fungsi Etis dan Menjembatani Persepsi Publik

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com