Viral Alasan Tolak Karaoke Demak Ditutup, Bos: Neraka Siapa yang Isi?

Rabu, 07 Oktober 2026 | 10:05 WIB
Viral karaoke Demak (IG)
BACA 10 DETIK

 

  • Pemilik karaoke Dewa Music Demak menolak penutupan usahanya dengan argumen filosofi keseimbangan alam.

  • Penertiban oleh Pemkab Demak memicu gelak tawa warga usai pemilik mengungkit soal penghuni neraka.

  • Video aksi penghadangan penertiban tahun 2019 tersebut kembali menyedot perhatian netizen pada Oktober 2026.

Suara.com - Viral alasan pemilik karaoke Demak tolak tempat usahanya ditutup. Sang bos malah tidak takut dengan neraka.

Hal itu nyatakan saat Tim Yustisi Pemerintah Kabupaten Demak mau menutup puluhan tempat hiburan malam mendapat perlawanan unik dari pengusaha lokal. Penertiban bisnis karaoke Dewa Music tersebut berubah riuh usai sang pemilik melontarkan argumentasi di luar dugaan.

Penghadangan langsung terjadi begitu petugas gabungan hendak memasang segel di area usaha milik Muhammad Mukhlis alias Muklis. Pria tersebut menolak keras penutupan tempat usahanya dengan membawa ajaran keseimbangan kehidupan.

Muklis menilai keberadaan hal buruk dan baik di dunia merupakan takdir yang saling melengkapi satu sama lain. Ia memperingatkan pejabat setempat bahwa dunia akan segera berakhir jika semua orang mendadak menjadi baik.

Aksi protes tersebut terekam saat ia melontarkan argumen filosofis di hadapan para petugas.

"Ada rembulan ada matahari, ada surga ada neraka. Lah kalau suruh orang yang baik semua ya sudah kiamat sejak dulu to pak. Neraka yang isi siapa? Harus ada keseimbangan," ujar Mukhlis seperti dikutip dari video viral di media sosial, Indonesia Terkini.

Pernyataan berani tersebut serta-merta memicu tawa riuh warga yang menyaksikan proses penyegelan di lokasi. Di media sosial, reaksi netizen mengalir deras dengan nada menyayangkan sekaligus menjadikannya humor segar.

Meski peristiwa penertiban ini berlangsung pada Juli 2019, rekaman aksinya kembali meledak dan viral pada Oktober 2026.

Publik digital menyoroti kembali alibi unik pengusaha hiburan tersebut dalam menghindari penutupan paksa.

Pemerintah Kabupaten Demak kala itu gencar membersihkan wilayahnya dari tempat hiburan malam yang tidak mengantongi izin resmi. Penertiban serentak dilakukan demi menegakkan peraturan daerah terkait izin operasional dan ketertiban umum.

Tempat karaoke Dewa Music menjadi salah satu target utama operasi pembongkaran dan penyegelan oleh tim gabungan. Langkah tegas pemerintah daerah ini merupakan respons atas aduan masyarakat mengenai maraknya tempat hiburan ilegal.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com