Rumah Dinas Perwira TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judol, KSAD Janji Tindak Tegas!

Kamis, 08 Oktober 2026 | 08:08 WIB
Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak saat ditemui di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (7/10/2026). [Suara.com/Novian]
BACA 10 DETIK
  • KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak berjanji menindak tegas anggota TNI yang menyalahgunakan rumah dinas.
  • Penggerebekan rumah dinas perwira aktif di Cijantung, Jakarta Timur, diduga menjadi markas judi online.
  • Peristiwa penggerebekan pada Minggu, 4 Oktober 2026 tersebut sempat terekam dan viral di media sosial.

Suara.com - Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak memastikan akan menindak tegas jika ditemukan anggota TNI yang menjadikan rumah dinas sebagai markas judi online (judol).

Pernyataan itu disampaikan Maruli menyusul isu penggerebekan rumah dinas TNI di kawasan Cijantung, Jakarta Timur, yang diduga digunakan sebagai tempat operasional judi online.

"Pokoknya, kalau ada laporan, kita pasti tindak tegas. Kalau kita, pasti respon cepat," kata Maruli di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (7/10/2026).

Maruli menegaskan setiap laporan terkait dugaan pelanggaran tersebut akan segera direspons oleh TNI AD.

"Sudah pasti cepat, kalau kita cepat lah," katanya.

Kabar rumah dinas TNI dijadikan markas judol mencuat setelah penggerebekan dilakukan di kawasan Cijantung pada Minggu (4/10/2026).

Rumah dinas itu disebut merupakan milik seorang perwira aktif TNI AD yang disewakan kepada para pelaku judol.

Aksi penggerebekan tersebut turut terekam dalam video yang kemudian viral di media sosial. Video itu memperlihatkan aktivitas yang diduga berkaitan dengan operasional judi online di dalam rumah dinas tersebut. (Antara)

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com