Viral di Media Sosial, Pengemis di JPO Setiabudi One Akhirnya Dibawa Petugas Dinsos

Kamis, 08 Oktober 2026 | 14:37 WIB
Pengemis di JPO Setiabudi One. (Instagram/@wargajakarta.id)
BACA 10 DETIK
  • Petugas Sudinsos Jakarta Selatan menindaklanjuti pengaduan warga terkait pemulung yang mengemis di JPO Setiabudi pada Kamis, 8 Oktober 2026.
  • Aksi pemulung tersebut sebelumnya viral di media sosial Threads karena dinilai sangat mengganggu kenyamanan para pengguna fasilitas penyeberangan.
  • Petugas membawa pemulung itu ke Panti Sosial Kedoya untuk menjalani proses asesmen serta rehabilitasi sosial lebih lanjut.

Suara.com - Aktivitas seorang pemulung yang mengemis di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) depan Setiabudi One, Jalan H.R. Rasuna Said, Jakarta Selatan, akhirnya ditindaklanjuti petugas setelah ramai dikeluhkan warga di media sosial.

Pria yang membawa karung dan kaleng tersebut sebelumnya viral setelah diunggah akun Threads brwn.breeze pada Rabu (7/10/2026).

Unggahan itu mendapat perhatian karena aktivitas pria tersebut dinilai mengganggu kenyamanan pengguna fasilitas penyeberangan.

Menindaklanjuti aduan masyarakat, Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan menerjunkan personel ke lokasi untuk melakukan penjangkauan.

Kepala Seksi Perlindungan, Jaminan, dan Rehabilitasi Sosial Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan Yan Vetansyah membenarkan penanganan tersebut pada Kamis (8/10/2026).

”Satgas P3S Kota Administrasi Jakarta Selatan Posko Kuningan Kecamatan Setiabudi telah menindaklanjuti aduan melalui kanal CRM terkait keberadaan PMKS/PPKS pemulung yang mengemis di Jalan Rasuna Said,” ujar Yan saat dikonfirmasi.

Di lokasi, petugas menemukan pria tersebut dan melakukan pendekatan secara persuasif. Petugas kemudian melakukan identifikasi awal untuk menentukan penanganan selanjutnya.

”Petugas menemukan PMKS/PPKS dimaksud di lokasi dan selanjutnya dilakukan pendekatan persuasif serta identifikasi awal untuk mendapatkan penanganan. Selanjutnya, PMKS/PPKS tersebut akan dibawa ke Panti Sosial Kedoya guna dilakukan asesmen dan rehabilitasi sosial sesuai ketentuan yang berlaku,” jelas Yan.

Sudinsos Jakarta Selatan memastikan penanganan terhadap pria tersebut akan terus dipantau bersama pihak panti sosial yang menjadi rujukan.

”Satgas P3S akan berkoordinasi dengan pihak panti sosial terkait perkembangan penanganan yang bersangkutan,” kata Yan.

Penanganan tersebut dilakukan setelah aktivitas pria itu menjadi perhatian publik. Pemprov DKI melalui Sudinsos juga memastikan penanganan dilakukan melalui pendekatan persuasif dan asesmen untuk menentukan langkah rehabilitasi sosial selanjutnya.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com