- Kebakaran melanda permukiman dan fasilitas sosial di Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Kamis siang akibat korsleting listrik.
- Sebanyak 23 mobil pemadam dikerahkan untuk memadamkan api yang menghanguskan delapan rumah dan satu kantor panti sosial.
- Insiden tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, namun menyebabkan kerugian material sebesar Rp300 juta dan 43 jiwa mengungsi.
Suara.com - Kebakaran melanda kawasan permukiman warga serta fasilitas sosial di Jalan Sunter Kemayoran, RT 013/RW 006, Kelurahan Kebon Kosong, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Kamis (8/10/2026) siang.
Kobaran api dilaporkan mulai terlihat sekitar pukul 12.10 WIB hingga membubungkan asap pekat ke udara.
”Dugaan penyebabnya korsleting listrik,” ujar Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Marulitua Sijabat dalam laporan penanganan kebakaran yang diterima Suara.com hari ini.
Si jago merah meluluhlantakkan sedikitnya delapan unit rumah tinggal warga serta satu bangunan kantor panti sosial milik Dinas Sosial DKI Jakarta.
Guna menjinakkan kobaran api, sebanyak 23 unit mobil pemadam dari Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) diterjunkan bersama personel gabungan lintas instansi ke area terdampak.
Petugas gabungan akhirnya berhasil memadamkan api secara tuntas pada pukul 13.45 WIB.
BPBD DKI Jakarta mengonfirmasi tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
Kendati korban nihil, sebanyak 43 jiwa dari 9 kepala keluarga terpaksa dievakuasi akibat kehilangan tempat bernaung.
”Lokasi pengungsian di Gedung Sasana Krida Karang Taruna Kelurahan Kebon Kosong,” kata Maruli.
Adapun taksiran total kerugian materiil akibat kebakaran di dekat kantor kelurahan tersebut mencapai Rp300 juta.