Politisi PSI: Presiden BJ Habibie Tidak Memiliki Ijazah Sarjana

Jum'at, 09 Oktober 2026 | 19:56 WIB
Viral Video Lawas BJ Habibie yang Kagumi Soemitro Hingga Sebut Prabowo seperti Anak Sendiri [Instagram @tumgrd]
BACA 10 DETIK
  • Politisi PSI Sigit Widodo membandingkan latar belakang pendidikan B.J. Habibie dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melalui akun X miliknya.
  • Sigit menyatakan B.J. Habibie tidak memiliki ijazah sarjana karena langsung melanjutkan studi teknik hingga meraih gelar doktor di Jerman.
  • Mahkamah Konstitusi menyatakan tidak menemukan bukti ijazah luar negeri Gibran, namun memutuskan tidak mendiskualifikasinya dari posisi wakil presiden.

Suara.com - Nama Presiden ke-3 Republik Indonesia, B.J. Habibie, ikut diseret dalam perdebatan mengenai ijazah dan latar belakang pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sigit Widodo, di akun X miliknya membandingkan ijazah yang dimiliki BJ Habibie dengan polemik latar belakang pendidkan wapres Gibran.

"Presiden ketiga Indonesia, B.J. Habibie, tidak memiliki ijazah sarjana," tulis Sigit di awal narasi yang diunggahnya di akun @sigitwid

Sigit kemudian menjelaskan Presiden Ketiga Indonesia itu meninggalkan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Indonesia Bandung setelah hanya kuliah 6 bulan dan pindah berkuliah di Jerman.

Pada periode 1950-1959, Fakultas Teknik dan Fakultas Ilmu Pasti dan Ilmu Alam menjadi bagian UI di Bandung, lalu resmi jadi Institut Teknologi Bandung pada 2 Maret 1959.

Nama Presiden ke-3 Republik Indonesia, B.J. Habibie, ikut diseret dalam perdebatan mengenai ijazah dan latar belakang pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. [Tangkap layar X]

"Habibie memperoleh gelar Diplom-Ingenieur dari Rheinisch-Westfälische Technische Hochschule (RWTH) Aachen, Jerman. Gelar ini setara S2. Habibie kemudian mendapatkan gelar S3 Doktor-Ingenieur di kampus yang sama," ungkap Sigit Widodo.

Untuk informasi, Diplom-Ingenieur (Dipl.-Ing.) dari RWTH Aachen University, Jerman, pada umumnya setara dengan jenjang pendidikan magister (S2) di Indonesia, khususnya untuk gelar teknik.

Diplom-Ingenieur merupakan gelar akademik teknik dalam sistem pendidikan tinggi Jerman.

Istilah ini secara harfiah berarti Diploma Engineer atau insinyur bergelar diploma.

Gelar tersebut diberikan kepada lulusan program teknik dengan pendidikan akademik yang mendalam.

Dalam sistem pendidikan Jerman yang lama, program Diplom umumnya mencakup perkuliahan tingkat lanjut, ujian, serta penyusunan tugas akhir atau tesis.

Sigit Widodo di akhir tweetnya kemudian menyebut bahwa BJ Habibie bisa saja tidak memiliki ijazah sarjana jika mengikuti logika Denny Indrayana.

"Kalau mengikuti logika
@dennyindrayana dan sekian banyak buzzer yang tengah dikerahkan untuk mendeskreditkan Mas Gibran, Pak Habibie hanya lulus SMA karena tidak bisa menunjukkan ijazah S1," ungkap Sigit.

Dalam pertimbangan hukum Putusan Nomor 01/PHPU.PRES-XXIV/2026, MK menyatakan tidak menemukan atau mendapatkan bukti meyakinkan yang menunjukkan Gibran memiliki ijazah, sertifikat, atau diploma dari pendidikan di luar negeri yang dapat dijadikan dasar untuk disetarakan dengan pendidikan paling rendah tamat sekolah menengah atas atau sederajat sebagaimana dipersyaratkan UU Pemilu.

Namun, MK menyatakan tidak dapat membatalkan atau mendiskualifikasi Gibran dari posisinya sebagai Wakil Presiden.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com