- Dishub DKI Jakarta meluncurkan program Gebrak Pagi pada Senin, 12 Oktober 2026, untuk mengurai kemacetan pagi.
- Sebanyak 1.420 personel gabungan diterjunkan ke 90 titik prioritas di lima wilayah kota administrasi Jakarta.
- Program ini bertujuan memperkuat respons cepat dan koordinasi lapangan demi kelancaran perjalanan masyarakat Jakarta.
Suara.com - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta meluncurkan program Gerakan Bersama Atasi Kemacetan Pagi (Gebrak Pagi) guna mengurai sengkarut arus lalu lintas pada jam sibuk pagi hari mulai Senin (12/10/2026) ini.
Sebanyak 1.420 personel gabungan yang terdiri atas pejabat struktural mulai dari Kepala Dinas, jajaran eselon, staf, hingga petugas PJLP diterjunkan langsung ke jalan raya.
Aksi pemantauan lalu lintas bertajuk “Hadir di Jalan, Hadirkan Kelancaran” ini dijadwalkan bergulir rutin setiap Senin, Selasa, dan Kamis pada pukul 06.30 hingga 08.00 WIB.
Petugas disebar secara serentak di 90 titik prioritas kepadatan lalu lintas yang tersebar di lima wilayah kota administrasi Jakarta.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Budi Awaluddin menjelaskan, langkah ini bertujuan memperkuat respons cepat instansi terhadap hambatan lalu lintas melalui peninjauan langsung di lapangan.
“Kami ingin memastikan para pejabat turut melihat langsung kondisi lalu lintas, mengidentifikasi hambatan, dan memperkuat koordinasi penanganan sesuai kebutuhan di lapangan. Tujuannya mendukung perjalanan masyarakat yang lebih lancar, aman, dan nyaman,” paparnya dalam keterangan resmi.
Budi menambahkan, pelaksanaan tugas di lapangan ini telah diatur melalui pembagian jadwal yang ketat agar agenda kedinasan dan pelayanan masyarakat lainnya tidak terganggu.
Pada koridor utama Jalan Jenderal Sudirman hingga Dukuh Atas, sebanyak 24 personel disiagakan untuk menyisir dan mengurai simpul kemacetan.
Konsentrasi pengamanan juga difokuskan pada area penyempitan jalan akibat proyek galian, seperti di Jalan Cideng Timur dan Cideng Barat yang dijaga oleh 11 personel.
Kawasan proyek galian di Jalan Tanah Abang 1 dan 2, Jalan Kesehatan, serta Jalan Abdul Muis turut diperkuat penempatannya dengan kehadiran 18 personel.
Titik galian lain di Jalan Kebon Sirih, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jalan Musi, Jalan Biak, hingga Jalan Tarakan juga dijaga puluhan personel guna mengantisipasi penumpukan kendaraan.
Melalui program Gebrak Pagi ini, Dishub DKI Jakarta mengimbau pengendara untuk senantiasa mematuhi rambu, menaati arahan petugas, dan tidak memarkir kendaraan secara serampangan.