Sugiono Serahkan Jabatan Menlu kepada Arrmanatha Nasir, Keduanya Sempat Berpelukan

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:21 WIB
Sugiono resmi serahkan jabatan menlu ke Arrmanatha Nasir. (ANTARA FOTO/Bayu Pratama S)
BACA 10 DETIK
  • Arrmanatha Nasir resmi menggantikan Sugiono sebagai Menteri Luar Negeri setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto pada 1 Oktober 2026.
  • Serah terima jabatan Menteri Luar Negeri tersebut dilaksanakan secara resmi di Gedung Pancasila, Jakarta, pada hari Senin.
  • Sugiono beralih tugas menjadi Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Kebudayaan menggantikan pejabat sebelumnya Pratikno.

Suara.com - Serah terima jabatan (sertijab) Menteri Luar Negeri RI dari Sugiono kepada Arrmanatha Nasir resmi digelar di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Jakarta, Senin.

Berdasarkan pantauan ANTARA, Sugiono dan Arrmanatha berdiri berdampingan di hadapan para undangan saat berita acara penyerahan jabatan dibacakan. Keduanya kemudian menandatangani berita acara tersebut secara bergantian.

Prosesi dilanjutkan dengan penyerahan memori jabatan dari Sugiono, yang menjabat Menlu RI periode 2024–2026, kepada Arrmanatha sebagai penerusnya.

Suasana hangat terlihat setelah penyerahan memori jabatan. Sugiono dan Arrmanatha bersalaman, kemudian saling berpelukan sebelum berfoto bersama.

Agenda selanjutnya berlangsung secara tertutup, meliputi penyampaian sambutan dan ramah tamah di antara para pejabat yang hadir.

Arrmanatha Nasir resmi dilantik sebagai Menlu oleh Presiden Prabowo Subianto pada 1 Oktober 2026. Ia menggantikan Sugiono yang pada hari yang sama dilantik sebagai Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Kebudayaan (Menko PMK).

Pelantikan keduanya didasarkan pada Keputusan Presiden Nomor 105/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri dan Wakil Menteri Negara Kabinet Merah Putih 2024–2029. Keputusan tersebut ditetapkan Presiden Prabowo pada 30 September 2026.

Sebelumnya, sertijab Menko PMK dari Pratikno kepada Sugiono telah berlangsung di Jakarta pada 5 Oktober 2026.

Dalam jabatan barunya, Sugiono menyatakan akan berfokus pada penguatan orkestrasi dan koordinasi program di bidang pendidikan, kesehatan, hingga ketahanan bencana.

Menurut Sugiono, Kemenko PMK memiliki cakupan tanggung jawab luas karena berkaitan dengan kehidupan masyarakat Indonesia sejak lahir hingga meninggal dunia.

Sementara itu, Pratikno, yang kini menjabat Ketua Dewan Pertimbangan Presiden, telah menyampaikan sejumlah isu prioritas kepada Sugiono, termasuk rehabilitasi pascabencana.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com