Pekerja Proyek yang Keroyok Satpol PP di Bulungan Diburu Polisi!

Senin, 12 Oktober 2026 | 16:13 WIB
Pekerja proyek bentrok dengan Satpol PP di Kebayoran Baru. (Kolase/Instagram @infonesiaku.id)
BACA 10 DETIK
  • Sejumlah pekerja proyek diduga mengeroyok anggota Satpol PP di Jakarta Selatan.
  • Bentrokan bermula ketika petugas menertibkan parkir liar dan pedagang kaki lima di kawasan Kolam Renang Bulungan.
  • Korban mengalami luka sobek akibat dipukul helm, sementara polisi telah memeriksa lima saksi untuk penyelidikan.

Suara.com - Polisi tengah memburu sejumlah pekerja proyek yang diduga mengeroyok anggota Satpol PP di kawasan Kolam Renang Bulungan, Jakarta Selatan. Kasus tersebut kini ditangani Polsek Metro Kebayoran Baru setelah korban melaporkan dugaan penyerangan tersebut.

"Korban sudah buat laporan di Polsek," kata Kanit Reskrim Polsek Metro Kebayoran Baru AKP Andre JR Simamora kepada wartawan di Jakarta, Senin (12/10/2026).

Polisi belum dapat memastikan jumlah orang yang terlibat dalam dugaan pengeroyokan tersebut. Penyidik masih mengidentifikasi para pelaku dan mendalami peristiwa yang terjadi di lokasi.

Sejauh ini, polisi telah memeriksa lima orang saksi untuk mengungkap keterlibatan pihak-pihak dalam insiden tersebut.

"Sementara belum bisa kita identifikasi pelakunya, karena waktu itu ramai, dan berapa orang yang melakukan kita juga belum bisa pastikan," katanya.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. ANTARA/Lifia Mawaddah Putri.

Berawal dari Penertiban Parkir Liar

Bentrokan antara petugas Satpol PP dan sejumlah pekerja proyek di kawasan Kolam Renang Bulungan tersebut bermula dari penertiban parkir liar dan pedagang kaki lima.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, petugas Satpol PP bersama Dinas Perhubungan (Dishub) tengah menertibkan trotoar yang digunakan untuk aktivitas yang mengganggu ketertiban umum.

Dalam penertiban tersebut, petugas Dishub mencabut pentil ban kendaraan yang parkir sembarangan. Namun, situasi memanas setelah sejumlah pekerja proyek diduga memprovokasi hingga terjadi bentrokan dengan petugas.

Menurut Pramono, petugas Dishub sempat mundur dari lokasi. Meski demikian, sejumlah orang masih mengejar petugas, termasuk anggota Satpol PP.

Akibat kejadian itu, seorang anggota Satpol PP diduga dipukul menggunakan helm hingga harus mendapatkan perawatan di Puskesmas Kelurahan Selong akibat luka sobek.

Pramono mengecam tindakan premanisme terhadap petugas yang sedang menjalankan tugas tersebut. Ia meminta proses hukum terhadap pihak yang terlibat tetap berjalan.

Di sisi lain, perwakilan manajemen proyek telah mendatangi pihak Kecamatan Kebayoran Baru untuk menyampaikan permohonan maaf dan meminta agar persoalan tersebut diselesaikan secara kekeluargaan.

Namun, Pramono menegaskan permintaan maaf itu tidak otomatis menghentikan proses hukum atas dugaan pemukulan terhadap petugas.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com