Survei SMRC: Makin Banyak Warga Nilai Indonesia Tak Menuju Arah yang Benar

Selasa, 13 Oktober 2026 | 12:40 WIB
Guru Besar Ilmu Politik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sekaligus pendiri Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), Saiful Mujani. (Suara.com/Hiksia)
BACA 10 DETIK
  • SMRC merilis hasil survei nasional mengenai arah pembangunan Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo.
  • Survei yang melibatkan 1.213 responden pada awal Oktober 2026 ini menunjukkan penurunan persepsi positif publik.
  • Proporsi masyarakat yang menilai negara menuju arah benar turun drastis menjadi 48 persen.

Suara.com - Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) dalam survei terbaru menyatakan persepsi publik bahwa Indonesia sedang menuju ke arah yang benar turun menjadi 48 persen pada dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Angka tersebut turun 35 poin persentase dari sebelumnya 83 persen pada Oktober 2024.

Hasil survei yang dilakukan pada 1–10 Oktober 2026 itu disampaikan langsung oleh pendiri SMRC, Profesor Saiful Mujani, dalam program Bedah Politik bertajuk “Dua Tahun Prabowo: Publik Nilai Indonesia ke Arah yang Salah” yang tayang di kanal YouTube SMRC TV, Selasa (13/10/2026).

“Penurunan persepsi positif arah negara ini terbesar sepanjang 25 tahun terakhir," kata Prof. Saiful dalam presentasinya.

Guru Besar Ilmu Politik Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta itu menjelaskan, penurunan tajam tersebut berkaitan dengan merosotnya kepuasan publik terhadap kinerja presiden. Kondisi sosial-ekonomi, politik, dan penegakan hukum juga dinilai mengalami penurunan tajam.

Populasi survei ini mencakup seluruh warga negara Indonesia yang memiliki hak pilih dalam pemilihan umum, yakni mereka yang berusia 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah saat survei dilakukan. Populasi tersebut dibagi menjadi dua kelompok atau subpopulasi.

Pada subpopulasi pemilik telepon seluler, sebanyak 1.013 orang dipilih secara acak menggunakan metode double sampling. Responden dalam kelompok ini diwawancarai melalui telepon.

Sementara itu, pada subpopulasi yang tidak memiliki telepon seluler, sebanyak 200 orang dipilih secara acak menggunakan metode stratified multistage random sampling. Responden dalam kelompok ini diwawancarai secara tatap muka.

Total sampel yang diwawancarai mencapai 1.213 responden. Margin of error survei diperkirakan sebesar ±2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen, dengan asumsi simple random sampling.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com