Maya Miranda Ambarsari Tekankan Solidaritas Perempuan untuk Bangun Bengkulu

Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:20 WIB
PP P3B melantik pengurus periode 2026–2031. (Dok. Ist)
BACA 10 DETIK
  • Ketua Dewan Pembina Maya Miranda Ambarsari melantik Pengurus Pusat PP P3B masa bakti 2026–2031 di Jakarta Timur pada 11 Oktober 2026.
  • Ketua Umum Diah Nurhadini menyatakan organisasi akan menyatukan potensi perempuan lintas profesi dan generasi untuk memajukan Provinsi Bengkulu melalui kolaborasi.
  • PP P3B fokus menjalankan program pemberdayaan UMKM, pendidikan, perlindungan perempuan dan anak, serta peningkatan partisipasi kepemimpinan selama lima tahun ke depan.

Suara.com - Ketua Dewan Pembina Pengurus Pusat Persatuan Perempuan Provinsi Bengkulu (PP P3B), Maya Miranda Ambarsari, menekankan pentingnya solidaritas dan kepedulian perempuan terhadap daerah asal sebagai modal untuk mendorong pembangunan Bengkulu.

Menurut Maya, kebanggaan sebagai bagian dari Bengkulu perlu diwujudkan melalui kontribusi nyata sesuai kemampuan masing-masing, sekaligus memperkuat semangat saling menghormati, mendukung, dan membantu.

“Kita harus bangga menjadi orang Bengkulu. Mari bersama-sama membangun Bengkulu dengan cara dan kemampuan masing-masing. Dengan saling menghormati, menyayangi, dan membantu, kita bisa menjadi lebih kuat,” ujar Maya dalam pelantikan Pengurus Pusat PP P3B masa bakti 2026–2031 di Murphy's Ballroom, Luxury Inn Arion Hotel, Jakarta Timur, Minggu (11/10/2026).

Maya yang merupakan pengusaha asal Bengkulu itu berharap kepengurusan baru PP P3B dapat menjadi ruang kolaborasi bagi perempuan dari berbagai latar belakang dan generasi. Pengalaman para senior, menurutnya, perlu dihargai sekaligus menjadi bekal bagi generasi penerus untuk terus berkembang dan berperan aktif dalam pembangunan.

Pelantikan pengurus periode 2026–2031 dipimpin langsung oleh Maya. Dalam kepengurusan ini, Diah Nurhadini atau Dini Primadini dipercaya sebagai Ketua Umum PP P3B.

Dini mengatakan, salah satu fokus utama organisasi adalah menyatukan potensi perempuan Bengkulu dari beragam profesi, organisasi, dan generasi agar dapat saling mendukung serta mengembangkan kemampuan bersama.

“Melalui PP P3B, saya ingin perempuan-perempuan Bengkulu bersatu. Kita memiliki banyak perempuan hebat dengan kemampuan, pengalaman, dan prestasi di bidang masing-masing. Potensi ini perlu kita satukan agar tidak berjalan sendiri-sendiri, tetapi dapat saling mendukung, berkolaborasi, dan bersama-sama memajukan Provinsi Bengkulu,” kata Dini.

Dalam lima tahun ke depan, PP P3B akan mendorong sejumlah program, antara lain pemberdayaan ekonomi melalui pengembangan UMKM, pendidikan dan pelatihan keterampilan, perlindungan perempuan dan anak, serta edukasi mengenai perundungan dan kekerasan. Organisasi ini juga berupaya meningkatkan partisipasi perempuan dalam kepemimpinan dan pemerintahan.

Anggota DPD RI asal Bengkulu, Hj. Lenny John Latief, turut berharap PP P3B dapat menjadi wadah untuk memperkuat keterwakilan perempuan dan mendorong kontribusi mereka dalam bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, serta sosial.

Sementara itu, salah satu inisiator PP P3B, Dra. Mawarti Anwar Duramin, menjelaskan bahwa organisasi tersebut memiliki sejarah perjuangan sejak 1968. Upaya menghidupkan kembali organisasi pada 2025 dilakukan untuk menghadirkan wadah perempuan yang lebih aktif, produktif, dan relevan dengan kebutuhan zaman.

Melalui kepengurusan baru ini, PP P3B diharapkan dapat melanjutkan nilai perjuangan para pendahulu sekaligus memperluas ruang bagi perempuan Bengkulu untuk mengembangkan potensi dan berkontribusi bagi kesejahteraan masyarakat.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com