Prabowo Tanpa Gibran di Pilpres 2029? Akhir Drama Keluarga Solo

Rabu, 14 Oktober 2026 | 11:04 WIB
Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, Sabtu (24/2/2024). (Ist/ dok. Prabowo)
BACA 10 DETIK
    • Sejumlah partai politik mulai mendeklarasikan dukungan kepada Prabowo Subianto sebagai calon presiden pada Pilpres 2029.
    • Partai-partai pendukung belum menetapkan calon wakil presiden karena posisi tersebut akan diputuskan menjelang akhir pendaftaran.
    • Partai Demokrat masih fokus mendukung pemerintahan Prabowo dan mempertimbangkan peluang pencalonan Agus Harimurti Yudhoyono.

Suara.com - Percaturan politik nasional sudah mulai membuka langkah, meski pilpres baru akan digelar tiga tahun mendatang. Sejumlah partai, telah menyatakan bakal mengusung Prabowo Subianto sebagai calon petahana.

Partai Golkar, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Gerindra, dan Partai Amanat Nasional, sudah menyatakan sikap untuk mengusung Prabowo sebagai capres pada Pilpres 2029, tanpa menetapkan siapa yang bakal menjadi cawapres.

Presiden ke-7 RI Jokowi yang kekinian menjadi Ketua Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI), sebenarnya menjadi entitas politik pertama yang menggaungkan Prabowo menjadi capres pada 2029. Tentunya, masih berpasangan dengan sang anak, Gibran Rakabuming Raka, sebagai cawapres.

Namun, setelah Mahkamah Konstitusi membacakan amar putusan bahwa tak ditemukan ijazah setara SMA milik Gibran, Jokowi tampaknya berpikir ulang.

Saat ditanya apakah Gibran masih tetap akan dimajukan sebagai cawapres mendampingi Prabowo pada Pilpres 2029, Jokowi menjawab, "Pemilu masih jauh," Jumat (9/10).

Partai-partai politik yang sudah menyatakan bakal mendukung Prabowo sebagai capres 2029 juga enggan menyebut bakal mengusung Gibran.

"Kalau Prabowo menjadi capres, itu sudah keputusan Rapimnas Golkar. Soal cawapres belum, karena posisi itu kan nanti melihat komposisi koalisi pendukung Prabowo seperti apa," kata Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia, dikutip hari Rabu (14/10/2026).

Biasanya, kata Doli, sosok yang akan mengisi blangko cawapres akan ditentukan menjelang hari-hari pendaftaran ke KPU. Tentunya, itu melalui persetujuan bersama partai-partai koalisi pendukung Prabowo.

Pun begitu pula sikap PAN. Viva Yoga Mauladi, Wakil Ketua Umum partai itu, menegaskan siapa yang nantinya menjadi cawapres masih misteri.

"Secara empiris, penentuan pasangan calon itu diputuskan saat-saat last minute," kata dia.

Viva juga tak mau menjawab saat jurnalis ramai-ramai bertanya apakah masih akan mengusung Gibran sebagai cawapres.

"Secara organisasi, PAN akan menyerahkan siapa sosok cawapres kepada capres. Siapa yang dipilih oleh capres, itulah pilihan terbaik untuk berjuang bersama," kata Viva.

Lain lagi Partai Demokrat, yang disebut-sebut akan membawa nama ketua umumnya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai cawapres bagi Prabowo pada Pilpres 2029.

Herman Khaeron, Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, menegaskan belum ada pembicaraan tentang Pilpres 2029 di internal organisasinya. Partai berlambang Bintang Mercy itu masih fokus mendukung pemerintahan Prabowo, di mana AHY kini menjabat Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan.

"Demokrat sepertinya punya kalkulasi sendiri sehingga tak seperti partai lain yang sudah menyatakan mendukung Prabowo. Pertanyaannya, apakah Demokrat akan memajukan AHY sebagai capres, cawapres atau ada strategi lain," kata pengamat politik Arifki Chaniago.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com