- Anggota DPR Daniel Johan menyindir kepala daerah Kalimantan karena tidak berempati terhadap korban karhutla di Jakarta pada 14 Oktober 2026.
- Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud menuai kritik warganet setelah fotonya di Singapura viral di tengah bencana kabut asap.
- Diskominfo Kaltim menyatakan bahwa perjalanan Rudy ke Singapura telah mendapat izin Mendagri untuk menjalani pemeriksaan kesehatan.
Suara.com - Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PKB, Daniel Johan, menyindir keras sikap sejumlah kepala daerah di Kalimantan di tengah bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih melanda wilayah tersebut.
Ia menilai para pemimpin daerah tersebut kurang menunjukkan empati dan justru menyakiti perasaan masyarakat yang sedang tertimpa musibah.
Daniel menyoroti tindakan pejabat daerah yang dinilai tidak sensitif terhadap kondisi warga di lapangan.
"Masyarakat lagi susah, tunjukkan empati. Kalaupun enggak terlalu bisa membimbing, minimal jangan nyakitin hati masyarakat, ya," ujar Daniel di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (14/10/2026).
Ia juga menyayangkan profil kepemimpinan daerah di Kalimantan kekinian.
Menurutnya, sangat prihatin melihat warga yang sedang menderita akibat asap karhutla, sementara pemimpinnya justru berada di luar negeri.
"Tapi dengan melihat apa profil kepemimpinan saat ini yang di Kalimantan, wah kita kesian dengan masyarakat Kalimantan. Dengan menderita gitu, malah foto-foto di Singapura. Mau jadi apa, gitu kan? Apa yang bisa kita harapkan dengan pemimpin kayak begitu?" tegasnya.
Melihat ketidakberdayaan pemerintah daerah dalam mengatasi bencana ekologis ini, Daniel mendesak agar pemerintah pusat segera turun tangan secara langsung.
"Segera lakukan tindakan, ya. Pemerintah daerah juga enggak berdaya, harusnya diambil alih pusat," pungkasnya.
Diketahui, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud menuai kritik dari pengguna media sosial setelah fotonya berada di Singapura viral di tengah kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah di Kalimantan Timur.
Keberadaan Rudy di luar negeri menjadi sorotan ketika warga, termasuk di Samarinda, masih menghadapi dampak kabut asap.
Sejumlah pengguna media sosial mempertanyakan kepergian gubernur saat masyarakat berjuang menghadapi kondisi udara yang memburuk.
Foto Rudy di Singapura tersebut beredar luas di platform Threads.
Pada foto yang beredar luas itu terlihat Rudy Mas’ud tampak senyum semringah dan sedang sarapan.
Sementara di depannya sang istri, Sarifah Suraidah dengan gayanya yang khas.
Menanggapi polemik tersebut, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kalimantan Timur menjelaskan bahwa perjalanan Rudy Mas’ud ke Singapura bertujuan menjalani pemeriksaan kesehatan.
Kepala Diskominfo Kalimantan Timur, Ririn Sari Dewi, mengatakan Rudy telah memperoleh izin dari Menteri Dalam Negeri untuk menjalani pemeriksaan tersebut.