Dapat Rapor Terburuk Versi CELIOS, Bahlil Tegaskan Tetap Rangkap Jabatan: Jalankan Perintah Presiden

Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:13 WIB
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. (Suara.com/Novian)
BACA 10 DETIK
  • Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyatakan dirinya masih merangkap jabatan sebagai Menko Hilirisasi dan Transisi Energi atas perintah Presiden Prabowo Subianto pada Rabu, 14 Oktober 2026.
  • CELIOS menempatkan Bahlil sebagai menteri berkinerja terburuk dengan skor minus 159 dalam Rapor Kinerja Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran berdasarkan survei terhadap 994 responden.
  • Laporan CELIOS menyoroti kebijakan energi Bahlil yang masih bergantung pada energi fosil, mandatori biodiesel B50, serta proyek energi yang memicu konflik lahan.

Menurut CELIOS, peningkatan kebutuhan bahan baku biodiesel perlu diperhitungkan bersama risiko perluasan perkebunan sawit, kerusakan lingkungan, dan gangguan pasokan minyak goreng. Pemerintah pun dinilai perlu memperjelas komitmen pengurangan ketergantungan pada energi fosil melalui regulasi yang mengikat.

Persoalan lain yang disorot adalah pelaksanaan proyek energi dan hilirisasi yang dinilai belum melibatkan masyarakat terdampak secara memadai.

CELIOS menyinggung proyek panas bumi PLTP Ulumbu-Poco Leok di Nusa Tenggara Timur, proyek nikel di Raja Ampat, serta Rempang Eco-City di Batam.

Proyek-proyek tersebut menjadi perhatian terkait potensi konflik lahan, hilangnya sumber penghidupan warga, dan dampak terhadap lingkungan.

Laporan itu juga menyinggung kebocoran gas hidrogen sulfida (HS) di PLTP Mandailing Natal sebagai contoh risiko kesehatan dalam pelaksanaan proyek energi.

"Proyek pemerintah memicu konflik lahan yang melanggar hak masyarakat adat," tulis CELIOS.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com