Penyerangan Bersenjata di Kampung Ambon, 3 Orang Luka dan Lapak Narkoba Terbakar

Kamis, 15 Oktober 2026 | 08:31 WIB
Petugas gabungan menerjunkan alat berat jenis beko untuk membongkar lapak-lapak narkoba di kawasan Kampung Ambon, Cengkareng, Jakarta Barat, Selasa (13/10/2026). ANTARA/Risky Syukur
BACA 10 DETIK
  • Tiga orang diserang kelompok bersenjata tajam dan api di Cengkareng Jakarta Barat hari Rabu.
  • Para korban mengalami luka tembak serta sabetan senjata tajam dan langsung dibawa ke rumah sakit.
  • Peristiwa terjadi sehari pasca penggerebekan narkoba dan polisi masih menyelidiki motif serta memburu pelaku.

Suara.com - Tiga orang menjadi korban penyerangan menggunakan senjata tajam dan senjata api di Jalan Tanggul Timur, seberang Kompleks Permata atau Kampung Ambon, Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (14/10/2026).

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Nasriadi mengatakan, penyerangan terjadi sekitar pukul 16.00 WIB saat para korban sedang bersantai di bantaran kali.

"Korban tiga orang," kata Nasriadi saat dikonfirmasi, Kamis (15/10/2026).

Peristiwa bermula ketika sebuah kendaraan yang membawa sejumlah orang tiba-tiba datang ke lokasi. Kelompok tersebut kemudian langsung menyerang ketiga korban menggunakan senjata tajam dan senjata api.

"Penyerangan menggunakan senjata tajam dan menggunakan senjata api," ujar Nasriadi.

Akibat penyerangan tersebut, dua korban mengalami luka sabetan senjata tajam, masing-masing di bagian punggung dan lengan. Sementara itu, satu korban lainnya mengalami luka tembak di bagian telinga.

Ketiga korban telah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Polisi belum dapat meminta keterangan mereka karena masih menjalani perawatan.

Diduga Berkaitan dengan Penggerebekan Narkoba

Penyerangan tersebut terjadi sehari setelah polisi menggerebek lapak penjualan narkotika di Kampung Ambon. Dalam operasi itu, petugas juga memusnahkan barang bukti dan menghancurkan lapak yang diduga digunakan untuk aktivitas peredaran narkoba.

Nasriadi membenarkan lokasi penyerangan berada di seberang Kompleks Permata atau Kampung Ambon, tempat polisi melakukan penggerebekan tersebut.

Meski demikian, polisi belum memastikan apakah penyerangan terhadap tiga orang itu berkaitan dengan operasi pemberantasan narkoba.

"Apakah ada hubungannya dengan peristiwa penggerebekan Kampung Ambon ini atau tidak ada, kita akan terus melakukan penyelidikan," ucap Nasriadi.

Saat ini, polisi masih memburu para pelaku dan mendalami motif penyerangan tersebut.

Selain penyerangan, area lapak yang sebelumnya dibongkar petugas juga dilaporkan terbakar setelah kejadian. Polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran tersebut, termasuk kemungkinan adanya unsur kesengajaan.

"Kita masih lakukan proses penyelidikan apakah ini sengaja dibakar sebagai wujud perlawanan bandar narkoba terhadap penggerebekan yang kita lakukan, atau memang terbakar," tandas Nasriadi.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com