Raja Juli Didemo, Nginap di Hotel Mewah Palangka Raya saat Warga Sesak Napas Akibat Asap

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:02 WIB
Kolase foto langit Kota Palangka Raya, Kalteng berwarna oranye akibat asap pekat (kiri), Menteri Kehutanan Raja Juli (tengah), warga mendemo Raja Juli yang menginap di hotel mewah saat kunjungan kerja (kanan). [Suara.com]
BACA 10 DETIK
  • Warga Palangka Raya mendemo Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni karena lambannya penanganan kabut asap karhutla pada 12 Oktober 2026.
  • Kabut asap pekat menyebabkan penurunan jarak pandang yang memicu kecelakaan lalu lintas anak dan lonjakan kasus ISPA hingga 101 pasien.
  • BMKG mencatat konsentrasi partikel PM2.5 mencapai 844,6 mikogram per meter kubik dengan total 7.934 titik kebakaran hutan di Kalimantan Tengah.
Langit Palangka Raya memerah mencekam diselimuti asap tebal hingga memicu kepanikan warga setempat.

Tentu saja, angka itu berada jauh di atas batas aman sehingga membahayakan, bahkan mematikan bagi manusia serta hewan. Sampai hari ini, masih terdapat 7.934 lokasi titik karhutla di Kalteng.

Kesehatan masyarkat terus memburuk. Pasien infeksi saluran pernapasan akut atau ISPA semakin banyak. Hingga Rabu kemarin, ada 101 kasus ISPA yang tercatat pada 8 puskesmas.

Heri Pauzi, Kabid PK Badan Penanggulangan Bencana Daerah Palangka Raya, mewanti-wanti agar masyarakat yang tetap beraktifitas selalu memakai masker.

"Tapi kalau tidak perlu, jangan berada di luar rumah. Kualitas udara masih berada di level berbahaya untuk kesehatan. Bila tedapat gejala sesak napas dan lainnya akibat asap, segera periksa ke puskesmas," kata dia.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com