Kampung Ambon Kembali Digerebek, 7 Orang Positif Narkoba dan Senjata Tajam Disita

Kamis, 15 Oktober 2026 | 15:27 WIB
Penyidik Ditresnarkoba Polda Metro Jaya menginterogasi salah seorang pihak yang diamankan dalam penggerebekan narkoba di Kampung Ambon, Jakarta Barat, Kamis (15/10/2026). ANTARA/Nadia Putri Rahmani
BACA 10 DETIK
  • Tim gabungan menggerebek Kampung Ambon Jakarta Barat pada hari Kamis dan mengamankan tujuh orang positif narkoba.
  • Petugas menyita barang bukti berupa diduga sabu serta senjata tajam yang diduga disiapkan untuk melakukan penyerangan.
  • Operasi lanjutan ini bertujuan menekan peredaran narkotika serta komitmen membersihkan wilayah tersebut dari aktivitas ilegal.

Suara.com - Penggerebekan narkoba di Kampung Ambon, Cengkareng, Jakarta Barat, kembali menjaring tujuh orang yang hasil tes urinenya positif narkoba. Dalam operasi gabungan tersebut, polisi juga menyita klip kecil yang diduga berisi sabu dan sejumlah senjata tajam yang diduga berkaitan dengan rencana penyerangan.

Operasi yang melibatkan Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Badan Narkotika Nasional (BNN), dan satuan kerja Polri lainnya itu menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk menekan peredaran narkotika di kawasan tersebut.

“Kami mengamankan tujuh orang totalnya yang kami lakukan cek urine positif sehingga kami akan lakukan pemeriksaan,” kata Kasubdit I Ditresnarkoba Polda Metro Jaya Kompol Ardyan Yudo Setyantono di kawasan Jakarta Barat, seperti dikutip dari Antara, Kamis.

Selain barang bukti yang diduga berkaitan dengan narkotika, petugas menemukan sejumlah senjata tajam. Ardyan mengatakan, senjata tersebut diamankan untuk mencegah kemungkinan terjadinya penyerangan.

“Dugaan ada untuk melakukan penyerangan, akan tetapi kami amankan untuk mencegahnya,” ujarnya.

Polda Metro Jaya kembali menggerebek Kampung Ambon, Cengkareng, Jakarta Barat, dan menangkap tujuh orang yang diduga terlibat penyalahgunaan narkotika pada Kamis (15/10/2026). [Suara.com/Faqih]

Polisi Kembali Gerebek Kampung Ambon

Penggerebekan ini merupakan operasi lanjutan setelah tim gabungan Polri menggeledah Kampung Ambon dan Kampung Boncos, Jakarta Barat, pada Jumat (9/10). Dalam operasi sebelumnya, petugas mengamankan 24 orang.

Ardyan mengatakan, operasi kembali dilakukan karena petugas masih menemukan dugaan aktivitas penjualan narkoba di kawasan tersebut. Namun, polisi belum mendapatkan bukti yang cukup untuk memastikan dugaan tersebut terhadap orang-orang yang ditemukan.

“Dalam operasi ini tentunya masih ada orang-orang yang kami dapati masih berjualan, tapi kami masih belum mendapatkan buktinya. Makanya kami terus melakukan operasi ini untuk masyarakat juga,” katanya.

Polisi masih mendalami peran tujuh orang yang diamankan, termasuk kemungkinan keterlibatan mereka dalam peredaran narkotika.

“Sementara kita masih amankan dan kita lakukan penyelidikan terlebih dahulu,” katany

Penggerebekan berlangsung mulai pukul 10.00 WIB hingga sekitar pukul 13.30 WIB. Salah satu modus yang turut didalami petugas adalah dugaan penggunaan burung dara sebagai sarana pengiriman narkoba.

Kapolri Tekankan Pemberantasan Narkoba

Operasi terpadu tersebut sejalan dengan komitmen Kapolri Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto untuk memberantas peredaran narkotika di Indonesia.

“Saya ingin membersihkan Indonesia dari peredaran narkoba yang sekarang sudah semakin masif. Kita harus lebih masif dalam bertindak,” kata Suyudi.

Suyudi menegaskan, upaya tersebut sejalan dengan semangat “Polisi Bersama Masyarakat” yang menempatkan perlindungan dan keamanan warga sebagai bagian penting dari pelaksanaan tugas kepolisian.

Melalui penegakan hukum, pencegahan, rehabilitasi, serta keterlibatan masyarakat, pemberantasan narkoba diharapkan berlangsung berkelanjutan dan mampu menciptakan lingkungan yang lebih aman.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com