OTT Bupati Klaten, KPK Amankan Uang Tunai Ditaksir Mencapai Rp1 Miliar

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:58 WIB
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan hasil OTT di Klaten, Jawa Tengah. [Suara.com/Dea]
BACA 10 DETIK
  • KPK mengamankan uang tunai sekitar Rp1 miliar saat melakukan OTT di Klaten, Jawa Tengah pada Kamis,14 Oktober 2026.
  • Penyidik menangkap 20 orang, termasuk Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, di Klaten dan Jakarta.
  • Operasi tersebut terkait dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa, perizinan, serta audit Badan Pemeriksa Keuangan.

Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan uang tunai ditaksir mencapai Rp1 miliar dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Klaten, Jawa Tengah, dan Jakarta, Kamis (15/10/2026).

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, jumlah tersebut masih dalam proses penghitungan oleh tim penyidik.

“Masih proses hitung. Hitungan awal sementara sekitar Rp1 miliar,” kata Budi kepada wartawan, Kamis (15/10/2026).

Dalam operasi senyap tersebut, KPK turut mengamankan 20 orang, termasuk Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo. Mereka yang diamankan di Klaten masih menjalani pemeriksaan di Polres Klaten.

“Para pihak yang diamankan di Klaten saat ini masih dilakukan permintaan keterangan di Polres Klaten, salah satunya adalah Bupati Klaten,” ujar Budi.

Budi menjelaskan, OTT tersebut berkaitan dengan dugaan penerimaan oleh penyelenggara negara yang berhubungan dengan pengadaan barang dan jasa, perizinan, serta penerimaan lain dari organisasi perangkat daerah (OPD).

KPK juga mendalami dugaan pemberian yang dilakukan Hamenang kepada oknum Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait pemeriksaan atau audit.

“Pihak-pihak yang diamankan dalam peristiwa tertangkap tangan ini, selain bupati selaku penyelenggara negara, juga ASN baik di lingkungan Pemkab Klaten maupun BPK, serta unsur swasta,” jelas Budi.

OTT ke 23

OTT di Klaten menjadi operasi tangkap tangan ke-23 yang dilakukan KPK sepanjang 2026. Sebelumnya, lembaga antirasuah itu menangani sejumlah perkara yang melibatkan kepala daerah, aparatur sipil negara (ASN), pejabat pengadilan, hingga pihak swasta.

Sejumlah kepala daerah yang terjaring OTT KPK sepanjang tahun ini antara lain Bupati Pati Sudewo, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobar, Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman, dan Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo.

KPK juga melakukan OTT dalam perkara dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, pengadaan barang dan jasa di pemerintah daerah, serta dugaan suap terkait pemeriksaan laporan keuangan oleh BPK.

Terbaru sebelum OTT Klaten, KPK melakukan operasi tangkap tangan di lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Selasa (13/10/2026).

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com