Bukan Bahas Evaluasi, Sosok Ini yang Bikin Pejabat Berkumpul di Istana Bogor Semalam

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 16:55 WIB
Presiden RI Prabowo Subianto dan sejumlah menteri di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat. ANTARA/Livia Kristianti
BACA 10 DETIK
  • Presiden mengadakan jamuan makan malam dan resepsi diplomatik untuk Wakil PM Rusia Denis Manturov di Istana Bogor.
  • Syahganda Nainggolan menegaskan acara tersebut bukan rapat kabinet, melainkan perayaan hubungan bilateral dan penghormatan kepada delegasi Rusia.
  • Prabowo menyampaikan apresiasi atas kerja sama panjang, transfer teknologi, serta bantuan Rusia di masa lalu dalam sambutannya pada acara tersebut.

Suara.com - Suasana di Istana Bogor, Jawa Barat, pada Jumat (16/10) malam lalu mendadak menjadi sorotan. Acara yang dihadiri jajaran pejabat penting tanah air tersebut meluruskan spekulasi yang beredar: pertemuan itu bukanlah rapat kabinet, melainkan acara jamuan makan malam serta resepsi diplomatik untuk menghormati tamu negara, Wakil Perdana Menteri Rusia Denis Manturov.

Kepala Badan Komunikasi (Bakom) RI, Syahganda Nainggolan, menegaskan bahwa agenda malam itu difokuskan pada perayaan hubungan bilateral dan penghormatan kepada delegasi Rusia.

Acara hangat tersebut dihadiri oleh jajaran anggota Kabinet Merah Putih, pimpinan lembaga negara, petinggi TNI dan Polri, hingga para pejabat dari perwakilan Pemerintah Rusia di Indonesia.

"Bukan (rapat kabinet). (Presiden Prabowo) memperkenalkan semua anggota kabinetnya kepada Wakil Perdana Menteri Rusia tersebut. Presiden berterima kasih, baik untuk masa lalu di mana Rusia menolong Indonesia untuk merdeka dan merebut Papua (dari Hindia Belanda)," kata Syahganda saat dihubungi di Jakarta, Sabtu (17/10/2026).

Denis Manturov. [ANTARA/REUTERS/Evgenia Novozhenina].

Pererat Hubungan Bilateral dan Transfer Teknologi

Dalam pidato sambutannya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas keakraban serta kerja sama panjang yang terjalin antara Indonesia dan Rusia.

"Berbagai hubungan transfer teknologi dan perdagangan semakin membaik," kata Syahganda mengungkap poin-poin sambutan Presiden.

Syahganda meluruskan bahwa pertemuan ini tidak berfokus pada evaluasi internal pemerintah menjelang dua tahun masa kepemimpinan Presiden Prabowo, melainkan murni sebagai bentuk penghormatan antarnegara.

"Secara umum untuk menghormati tamu tersebut dengan berbagai tarian (sebagai acara hiburan), antara lain (dari) Ambon, Jawa, dan lain-lain," ujarnya.

Rangkaian acara diawali saat Presiden Prabowo menerima kedatangan Wakil PM Rusia Denis Manturov di Istana Bogor pada Jumat sore, sebelum akhirnya dilanjutkan dengan jamuan makan malam dan resepsi bersama jajaran pejabat tinggi dari kedua negara.

Meski kehangatan resepsi terlihat jelas, rincian substansi maupun isi pembahasan bilateral dalam pertemuan tertutup antara Presiden Prabowo dan Wakil PM Rusia hingga kini belum dirilis secara resmi oleh pihak Istana maupun Pemerintah Rusia. (Antara)

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com