- Mahasiswa dan pelajar SMA di Albania menggelar demonstrasi bertajuk Flamingo Revolution sejak 13 Oktober 2026.
- Aksi tersebut menuntut perbaikan sistem pendidikan dan mendesak Perdana Menteri Edi Rama agar mundur.
- Peserta aksi melaporkan adanya intimidasi dan ancaman pengeluaran sekolah dari aparat kepolisian terhadap pelajar.
Ia juga menyoroti dugaan ancaman dari petugas yang bertugas di sekolahnya. Menurut pengakuannya, petugas tersebut secara terbuka memperingatkan bahwa siswa yang mengikuti demonstrasi berisiko dikeluarkan dari sekolah.
“Petugas di sekolah kami hari ini secara terang-terangan mengancam bahwa kami akan dikeluarkan dari sekolah jika bergabung dalam demonstrasi,” ungkapnya.
Dalam pernyataannya, siswi itu turut mengkritik respons Perdana Menteri Albania Edi Rama terhadap aksi protes tersebut.
Ia menganggap pernyataan yang disampaikan Rama sebagai ancaman yang tidak akan menghentikan gerakan anak muda.
Ia bahkan menyatakan keyakinannya bahwa generasi muda Albania akan menunjukkan kekuatannya ketika pemerintahan Rama berakhir.
“Dia akan melihatnya nanti, ketika kehilangan kekuasaan, siapa sebenarnya kaum muda Albania,” tegasnya.