Ditegur Singapura, Milik Siapa 7 Perusahaan Indonesia yang Diduga Biang Kerok Karhutla?

Selasa, 20 Oktober 2026 | 12:00 WIB
Ilustrasi karhutla ganggu negara tetangga. (Suara.com/Syahda)
BACA 10 DETIK
  • Singapura beri teguran resmi kepada 7 perusahaan Indonesia pemicu karhutla.

  • Gurita bisnis raksasa hingga swasta berada di balik 7 perusahaan Indonesia.

  • Otoritas Singapura siap menindak 7 perusahaan Indonesia penyebab kabut asap.

Suara.com - Badan Lingkungan Hidup Nasional Singapura (National Environment Agency/NEA) menerbitkan teguran resmi berupa Preventive Measure Notices terhadap 7 perusahaan asal Indonesia yang diduga sebagai penyebab kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalimantan.

Langkah tegas tersebut diambil Negeri Singa berdasarkan Undang-Undang Pencemaran Kabut Asap Lintas Batas (Transboundary Haze Pollution Act) akibat Karhutla di Kalimantan.

Adapun daftar 7 perusahaan Indonesia yang diduga menjadi penyebab Karhutla dan ditegur oleh Singapura, antara lain:

  1. PT Bumi Andalas Permai (BAP)
  2. PT Bumi Mekar Hijau (BMK)
  3. PT Paramitra Mulia Langgeng
  4. PT Sumatera Alam Anugerah
  5. PT SBA Wood Industries
  6. PT Hutan Lestari Raya
  7. PT Bangkanesia
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Probolinggo menyatakan empat orang petugas dikabarkan meninggal dunia saat melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Kamis (15/10/2026). [ANTARA]

Daftar itu lantas membuat publik bertanya-tanya siapa sebenarnya sosok atau pemodal besar di balik ketujuh entitas bisnis tersebut.

Penelusuran terhadap struktur kepemilikan dan afiliasinya mengungkap bahwa sebagian besar perusahaan ini terafiliasi dengan konglomerasi kelas kakap di Indonesia, mulai dari grup bisnis Sinar Mas hingga Sungai Budi Group.

Berikut profil dan peta kepemilikan 7 perusahaan yang masuk dalam daftar peringatan karhutla pemerintah Singapura:

1. PT Bumi Andalas Permai (BAP)

PT Bumi Andalas Permai bergerak di sektor kehutanan dan memegang konsesi lahan hutan tanaman industri (HTI).

Perusahaan ini tercatat sebagai pemasok utama bagi Asia Pulp & Paper (APP), unit usaha raksasa yang bernaung di bawah Sinarmas
Group.

Konglomerasi raksasa ini dikendalikan oleh keluarga salah satu orang terkaya di Indonesia, mendiang Eka Tjipta Widjaja (Keluarga Widjaja).

2. PT Bumi Mekar Hijau (BMH)

Serupa dengan BAP, PT Bumi Mekar Hijau berstatus sebagai pemasok HTI untuk Asia Pulp & Paper (APP) dan merupakan bagian tak terpisahkan dari rantai pasok pulp dan kertas Sinarmas Group.

Entitas bisnis ini juga berada di bawah kendali Keluarga Widjaja.

3. PT SBA Wood Industries

PT Sebangun Bumi Andalas Wood Industries (SBA Wood Industries) beroperasi di industri perkayuan dan kehutanan.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com