- Massa koalisi SADAR berunjuk rasa dan membentangkan spanduk protes di Tugu Tani, Jakarta, pada Selasa, 20 Oktober 2026.
- Spanduk tersebut berisi lima tuntutan evaluasi dua tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto terkait berbagai krisis dan kebijakan.
- Spanduk protes yang dipasang massa aksi tersebut akhirnya diturunkan oleh pihak yang belum terkonfirmasi pada pukul 19.23 WIB.
Suara.com - Massa dari koalisi Selamatkan Kedaulatan Rakyat (SADAR) berhasil membentangkan spanduk protes di Monumen Tugu Tani dalam unjuk rasa di Jakarta pada Selasa, (20/10/2026).
Berdasarkan pantuan Suara.com di lokasi, menjelang maghrib salah dua dari mereka berhasil memanjat monumen tersebut dengan bantuan yang lainnya.
Momen pemasangan spanduk juga diiringi nyanyian perjuangan yang menggema di sekitar Jalan Menteng Raya itu. Ketika spanduk berhasil dibentangkan, massa lainnya turut bersorak.
Spanduk itu bertuliskan kelima tuntutan koalisi dalam rangka mengevaluasi dua tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Yakni:
1. Menetapkan Karhutla dan Bencana Banjir sebagai bencana nasional, menjamin dan memulihkan kesehatan warga, serta mengadili dan mencabut izin korporasi yang bertanggung jawab dalam krisis ini.
2. Memperbaiki tata kelola kebijakan ekonomi dan mengembalikan kepercayaan pasar.
3. Menghentikan pembatasan kebebasan berpendapat.
4. Memberantas maraknya praktik KKN (Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme).
5. Menurunkan biaya pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik yang mahal, serta memberikan akses yang merata bagi seluruh rakyat.
Kendati demikian, berdasarkan pantauan Suara.com di lokasi pukul 19.23 WIB spanduk itu telah diturunkan.
Sampai saat ini belum ada konfirmasi mengenai siapa pihak yang menurunkan spanduk itu. (Reporter: Alif Bintang)