- Survei Matriks Politik Indonesia pada Oktober 2026 menunjukkan Seskab Teddy Indra Wijaya menjadi pejabat paling populer di publik.
- Menteri Pertanian Amran Sulaiman dinilai sebagai menteri terbaik karena sukses membawa Indonesia mencapai swasembada beras.
- Matriks Politik Indonesia merilis hasil survei ini berdasarkan pendapat dari 1.200 responden di seluruh provinsi Indonesia.
Suara.com - Memasuki dua tahun usia pemerintahan Prabowo-Gibran, sejumlah nama menteri dan pejabat strategis lainnya di tubuh Kabinet Merah Putih menjadi sorotan publik.
Temuan survei Matriks Politik Indonesia menunjukkan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjadi pejabat paling dikenal publik, sedangkan Menteri Pertanian Amran Sulaiman dinilai sebagai menteri terbaik.
Tingkat popularitas Seskab Teddy mencapai 88,88 persen, disusul oleh Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (85,3 persen) dan Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (79,5 persen).
Sementara itu di jajaran menteri dan pejabat dengan penilaian terbaik, Mentan Amran menduduki peringkat pertama sebesar 75,1 persen.
Posisi berikutnya diraih oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar (70,4 persen) dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi (68,8 persen).
“Seskab Teddy paling populer di mata publik, sedang Mentan Amran Sulaiman dinilai terbaik di jajaran kabinet pada dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran,” ungkap Direktur Komunikasi Matriks Politik Indonesia Supriyadi dalam keterangan tertulisnya, Rabu (21/10/2026).
Tingkat Popularitas Anggota Kabinet
Menurut Supriyadi, popularitas Teddy sangat tinggi berkat kedekatan dengan Presiden Prabowo dalam berbagai aktivitas kenegaraan maupun kemunculannya di depan publik.
“Peran Teddy sebagai Seskab menjadikannya sangat strategis untuk mengatur koordinasi para menteri dan pejabat tinggi lainnya,” jelas Supriyadi.
“Teddy pun kerap tampil untuk menjelaskan kebijakan pemerintah dalam konferensi pers bersama menteri-menteri dan pejabat terkait,” lanjut Supriyadi.
Hadirnya Teddy dalam momen-momen seperti itu menunjukkan wajah Presiden dan dukungan kuat terhadap arah kebijakan yang ditelurkan. Nama Teddy pun masuk dalam peringkat 5 besar menteri-menteri dengan penilaian terbaik.
“Popularitas dan penilaian yang baik terhadap Teddy memberi peluang menjadi kuda hitam di masa depan,” tandas Supriyadi.
Pada peringkat kedua, nama Bahlil dikenal luas baik karena kebijakannya di bidang energi maupun gaya komunikasinya yang lugas dan cair.
“Posisi Bahlil sebagai Ketua Umum Golkar menjadikannya sebagai anggota koalisi yang sangat diperhitungakan Prabowo, dengan sejumlah penugasan strategis yang membuatnya kerap tampil di panggung kebijakan,” terang Supriyadi.
“Demikian pula dengan AHY, sebagai Ketua Umum Demokrat dan potensial menjadi pemimpin nasional ke depan, popularitasnya sangat tinggi di tengah publik,” ujar Supriyadi.