Internasional Sorot Prabowo 'Caci-maki' Negara yang Menghina Indonesia Terkait Kebakaran Hutan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:41 WIB
Presiden Prabowo Subianto (Instagram/@prabowo)
BACA 10 DETIK
  • Presiden Prabowo menegaskan pembakaran hutan sebagai kejahatan terorisme lingkungan yang merugikan rakyat.

  • Pemerintah siap mencabut izin operasional korporasi yang terbukti sengaja membakar lahan.

  • Media internasional soroti janji Indonesia mempublikasikan daftar perusahaan perusak lingkungan tersebut.

Suara.com - Media internasional menyoriti pidato Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara Rabu kemarin. Dalam ulasannya CNA, menyorori Prabowo yang kesal dengan negara-negara yang menghina Indonesia.

Dalam berita media Singapura itu, CNA membuat judul bombastis "Prabowo mencaci-maki negara-negara yang 'menghina' Indonesia terkait kebakaran hutan."

"Kabut asap tersebut menyebabkan tingkat polusi udara melonjak ke level berbahaya tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di Malaysia, Singapura, dan Timor-Leste, sehingga mendorong blok regional ASEAN untuk mengadakan pertemuan terkait krisis tersebut," tulis CNA lagi.

Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Kabinet Paripurna. (Suara.com/Novian)

Kutipan omongan Pabowo yang disorot adalah tentang kebakaran hutan. Saat itu Prabowo berjanji akan usut perusahaan-perusahaan yang terlibat.

"Bagi negara-negara tertentu yang suka menghina bangsa Indonesia, pada saatnya kita akan buka perusahaan-perusahaan," kata Prabowo.

"Saudara-saudara bangsa Indonesia bangsa yang santun bangsa Indonesia bangsa yang sabar, bangsa Indonesia sering dihina, tapi bangsa Indonesia percayalah tidak mau diganggu terus menerus."

Persoalan bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kini mendapatkan perhatian serius serta penanganan luar biasa dari pemerintah.

Kepolisian beserta lembaga intelijen diperintahkan membongkar keterlibatan korporasi yang sengaja merusak ekosistem demi keuntungan sepihak.

"Kita anggap ini terorisme lingkungan, kejahatan terhadap kemanusiaan. Karena apa yang mereka lakukan membahayakan kesehatan jutaan rakyat kita," ucap Prabowo.

Sanksi administratif berat berupa pencabutan izin operasi dipastikan langsung menyasar setiap perusahaan yang terbukti melanggar hukum. Pemerintah berjanji tidak akan lagi berkompromi dengan pelaku pengerusakan lingkungan.

"Kita tidak boleh menganggap ini remeh, kita akan sekarang masif menangani itu, tapi kita juga akan mengusut sampai tuntas dan kali ini maaf kita tidak bisa lagi bertindak dengan biasa-biasa saja, kalau bukti sudah jelas, kita akan bertindak, kita akan cabut semua izin perusahaan-perusahaan melanggar," ucap Prabowo.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com