Komplotan Maling Motor di Jakbar Ditangkap: Modus Pakai Jaket 'Reskrim' dan Ngaku Polisi

Kamis, 22 Oktober 2026 | 16:06 WIB
Jaket Reskrim, airsoft gun, kunci T hingga uang tunai milik pelaku disita polisi sebagai barang bukti. [Dok. Bareskrim]
BACA 10 DETIK
  • Bareskrim Polri menangkap empat pelaku pencurian sepeda motor yang beraksi di wilayah Jakarta Barat dan sekitarnya.
  • Pelaku utama berinisial NHK menyamar sebagai polisi menggunakan atribut khusus untuk mengelabui pemilik dan memantau situasi indekos.
  • Petugas menyita sejumlah barang bukti termasuk enam unit sepeda motor serta menangkap para joki dan penadah barang curian.

Suara.com - Bareskrim Polri menangkap empat orang komplotan pencurian sepeda motor dengan modus menyamar sebagai polisi di Jakarta Barat. Salah satu pelaku berinisial NHK mengenakan jaket bertuliskan 'Reskrim' untuk meyakinkan pemilik indekos sebelum mencuri motor penghuni.

Kasat Resmob Bareskrim Polri Kombes Teuku Arsya Khadafi mengatakan, NHK mengaku sebagai polisi agar bisa menyewa kamar kos tanpa menunjukkan identitas aslinya.

"Pelaku mengaku polisi untuk meyakinkan pemilik kos, sehingga tidak perlu menunjukkan identitas aslinya," ujar Arsya kepada wartawan, Kamis (22/10/2026).

Menurut Arsya, pelaku menggunakan jaket Reskrim tersebut juga untuk memantau situasi lingkungan kos selama dua hingga tiga hari sebelum beraksi.

"Ada sekitar dua sampai tiga hari dia pantau situasi. Itu (jaket) sering di pakai sehingga orang nggak curiga," jelasnya.

Dalam aksi terakhir di wilayah Kembangan, Jakarta Barat, NHK bersama rekannya, SLH alias Ucok dan BDM, mencuri tiga unit sepeda motor milik penghuni indekos.

Pencurian dilakukan menggunakan kunci leter T setelah NHK menyewa kamar kos selama dua hari.

Motor hasil curian kemudian disembunyikan di area parkir mal sebelum dibawa seorang joki ke Cianjur, Jawa Barat, untuk dijual kepada penadah di Sukabumi.

Polisi menangkap NHK di wilayah Sukabumi pada Rabu (14/10/2026). Dari penangkapan itu, penyidik menyita satu pucuk senjata airsoft gun, satu set kunci leter T, serta pakaian yang terekam kamera CCTV saat pelaku beraksi.

"Selanjutnya dari hasil intrograsi tersangka NHK Mengakui telah melakukan pencurian tiga unit motor di Kembangan sesuai dengan LP dan diakui juga telah melakukan pencurian di beberapa tempat diantaranya di Ciledug, Tanggerang, Jakarta Selatan dan beberapa TKP lainnya," beber Arsya.

Polisi kemudian menangkap penadah berinisial SML, joki berinisial DK, dan pemilik rumah penyimpanan motor curian berinisial ADR. Dari rumah tersebut, penyidik menyita enam unit sepeda motor tanpa pelat nomor dan dokumen resmi. Salah satunya dibeli dari NHK.

"Dari keenam unit motor salah satunya di beli dari tersangka NHK," jelasnya.

Sementara itu, SLH alias Ucok ditangkap di area lahan kosong yang digunakan pemulung di kawasan Cakung, Jakarta Timur, pada Jumat (16/10/2026). Polisi masih memburu BDM yang masuk daftar pencarian orang (DPO).

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com