Pramono Gelisah Polusi Udara Belum Lenyap Jelang Jakarta Running Festival: Saya Nggak Bisa Tidur

Jum'at, 23 Oktober 2026 | 12:19 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di UKM Gallery, Convention Hall SMESCO, Jakarta Selatan, Kamis (22/10/2026). ANTARA/Lifia Mawaddah Putri.
BACA 10 DETIK
  • Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dibuat gelisah memikirkan pekatnya polusi udara ibu kota
  • Merosotnya mutu atmosfer Jakarta bahkan sempat memicu sejumlah calon peserta di jagat maya berpasrah apabila agenda olahraga tersebut dibatalkan demi kebugaran tubuh mereka
  • Langkah taktis penyemaian garam ke angkasa ini sejatinya telah diinstruksikan Pramono kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta 

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dibuat gelisah memikirkan pekatnya polusi udara ibu kota.

“Semalam, terus terang, saya nggak bisa tidur. Saya berharap banget bahwa hari ini hujan,” ungkapnya saat memberikan keterangan pers di Hotel Kempinski, Jakarta Pusat, Jumat (23/10/2026).

Kekhawatiran Pramono mencuat lantaran kualitas udara yang memburuk kian meresahkan para pegiat lari menjelang perhelatan akbar Jakarta Running Festival (JRF) akhir pekan ini.

Merosotnya mutu atmosfer Jakarta bahkan sempat memicu sejumlah calon peserta di jagat maya berpasrah apabila agenda olahraga tersebut dibatalkan demi kebugaran tubuh mereka.

Langkah taktis penyemaian garam ke angkasa ini sejatinya telah diinstruksikan Pramono kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta sejak beberapa hari sebelumnya di Balai Kota.

Hanya saja, keberhasilan mendatangkan hujan artifisial tersebut amat bertumpu pada ketersediaan bibit awan potensial yang melintasi langit Jakarta.

Namun, Pramono masih optimis Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dapat menjamin keamanan serta kenyamanan puluhan ribu pelari yang siap berpacu di jalanan ibu kota.

“Tadi pagi saya sudah langsung telepon kepala Badan Penanggulangan Bencana. Saya minta ketika ada ruang untuk diturunkan hujan, langsung dilakukan OMC,” ucap eks Sekretaris Kabinet itu.

Tidak hanya mengawal agenda lari maraton, guyuran hujan juga sangat dinanti untuk menyegarkan atmosfer Jakarta menjelang agenda konser musisi Ye akhir pekan ini.

“Mudah-mudahan sebelum Jakarta Running Festival maupun konser Ye ini bisa ada hujan,” pungkas Pramono.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com