- Wiwi dari Pontianak Infomedia mengembangkan kanal media berbahasa Mandarin di Kalimantan Barat untuk menyasar komunitas spesifik.
- Strategi pengembangan media bilingual tersebut disampaikan dalam acara Local Media Summit di Jakarta pada Jumat, 23 Oktober 2026.
- Langkah ini diharapkan mampu memperluas jangkauan pembaca sekaligus membantu menjaga keberlangsungan bisnis media lokal secara berkelanjutan.
Suara.com - Founder Pontianak Infomedia, Wiwi, mengembangkan kanal media berbahasa Mandarin untuk menjangkau komunitas tertentu di Pontianak, Kalimantan Barat. Strategi ini dilakukan setelah melihat adanya kebutuhan informasi dari segmen pembaca yang berpotensi menjadi pasar bagi media lokal.
Wiwi menilai, pendekatan berbasis komunitas dapat membantu media menjangkau audiens yang lebih spesifik sekaligus membuka peluang untuk menjaga keberlangsungan bisnis media.
“Karena kita melihat, ada pasarnya dan itu lebih benar-benar lebih ke komunitas, ya,” kata Wiwi dalam acara Local Media Summit di Manhattan Hotel, Jakarta, Jumat (23/10/2026).
Ia mengatakan, pengembangan kanal berbahasa Mandarin tersebut juga dipengaruhi pengalamannya bekerja di media berbahasa Mandarin sebelum membangun Pontianak Infomedia.
Pengalaman itu memberinya gambaran tentang media yang menyasar komunitas tertentu serta peran dukungan pembaca dalam menjaga keberlangsungan media.
“Dan sebenarnya, dulu saya bekerja di media, ya media berbahasa Mandarin itu,” ujarnya.Menurut Wiwi, komunitas menjadi salah satu faktor penting yang membantu media bertahan. Ia mencontohkan media berbahasa Mandarin yang mendapat dukungan dari pembacanya sehingga mampu mempertahankan keberlangsungannya.
“Dan komunitas itu yang koran itu bisa bertahan tuh dari komunitas juga. Mereka support,” ucap Wiwi.
Berangkat dari pengalaman tersebut, Pontianak Infomedia kini mengembangkan kanal berbahasa Mandarin menjadi media bilingual yang menggunakan bahasa Mandarin dan bahasa Indonesia.
“Jadi, sekarang kita buat jadi bilingual. Dua bahasa,” tuturnya.
Melalui pengembangan kanal bilingual ini, Wiwi berharap informasi yang disajikan dapat dinikmati oleh lebih banyak kalangan. Selain memperluas jangkauan pembaca, kanal tersebut juga diharapkan menjadi sarana bagi masyarakat untuk mengenal dan belajar bahasa Mandarin.
“Jadi, kita ingin semua orang bisa menikmati gitu dan mungkin sekalian belajar bahasa Mandarin,” kata Wiwi.
Reporter : Agustin Dwi Anggraini