Gerak Cepat! Pasukan Oranye Sapu Bersih 26 Ton Sampah di Bundaran HI Pasca Demo

Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:45 WIB
Massa dari berbagai aliansi Mahasiswa dan masyrakat saat melakukan aksi unjuk rasa di Kawasan Bundaran HI, Jakarta, Rabu (28/10/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
BACA 10 DETIK
  • Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta mengerahkan 150 personel dan armada kebersihan pada Rabu malam.
  • Lokasi pembersihan dilakukan di kawasan Bundaran Hotel Indonesia dan Dukuh Atas setelah unjuk rasa selesai.
  • Petugas berhasil mengangkut total sampah pascakeramaian mencapai 26,43 ton dari lokasi tersebut.

Suara.com - Kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) dan Dukuh Atas, Jakarta Pusat kembali tampak resik seusai aksi unjuk rasa mahasiswa serta kelompok sipil pada Rabu (28/10/2026) malam.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta langsung bergerak membersihkan timbunan residu yang berserakan di kawasan tersebut begitu massa aksi membubarkan diri.

Sebanyak 150 personel Pasukan Oranye dikerahkan ke lokasi untuk memastikan fasilitas umum dapat kembali digunakan dengan nyaman.

Tak hanya mengandalkan tenaga manual, pembersihan turut ditopang armada kebersihan berupa lima truk tiper anorganik, lima mini dump truck, dan sepuluh road sweeper.

Aksi demonstrasi di depan Plaza UOB, Dukuh Atas, diwarnai pembakaran barier plastik, Rabu (28/10/2026) malam. (Suara.com/Faqih)

Dari giat tersebut, volume sampah pascakeramaian yang diangkut mencapai kisaran 120 meter kubik atau setara 26,43 ton.

"Usai unjuk rasa, Pasukan Oranye DLH hadir membersihkan kawasan Bundaran HI, Dukuh Atas, dan sekitarnya. Melalui kerja mereka, Pemprov DKI Jakarta terus merawat ruang publik agar bersih dan nyaman bagi semua," bunyi keterangan resmi dinas di laman media sosial mereka.

DLH DKI Jakarta juga memandang ruang kota sebagai wadah menyuarakan aspirasi yang harus dijaga bersama.

"Jakarta adalah rumah kita bersama. Tempat menyampaikan aspirasi, berbagi harapan, dan saling menjaga," lanjut keterangan resmi mereka.

Apresiasi mendalam pun dialamatkan kepada petugas kebersihan yang bekerja hingga malam hari demi menuntaskan tugasnya.

DLH DKI Jakarta tak lupa mengingatkan, kebersihan ibu kota merupakan tanggung jawab kolektif seluruh elemen masyarakat.

"Jakarta yang bersih bukan hanya hasil kerja Pasukan Oranye, tetapi juga tanggung jawab kita bersama," tutup keterangan resmi dinas.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com